Categories: Market

Merdeka Copper Gold Tegaskan Komitmen ESG Lewat Transparansi dan Kinerja Nyata

 

Corporate Secretary PT Merdeka Copper Gold Tbk, Tom Malik

SURABAYA, INVESTOR JATIM – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menegaskan bahwa penerapan prinsip Environmental Socialand Governance (ESG) bukan sekadar kewajiban, melainkan strategi bisnis yang membawa nilai tambah bagi perusahaan maupun para pemangku kepentingan.

Corporate Secretary PT Merdeka Copper Gold Tbk, Tom Malik, menjelaskan bahwa keberhasilan bisnis yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari sisi keuangan, tetapi juga dari dampak positif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola.

“Kami percaya, kepedulian terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik bukanlah beban biaya. Justru sebaliknya, hal ini membantu menciptakan efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi. Ketika karyawan merasa dihargai, dengan mendapat upah dan tunjangan yang adil, serta kebebasan untuk berasosiasi, mereka akan bekerja lebih produktif,” ujar Tom Malik dalam acara media gathering bersama BEI di Surabaya (21/10/2025).

Tom menambahkan, penerapan ESG yang baik kini menjadi ukuran penting bagi investor dalam menilai kelayakan sebuah perusahaan. “Seperti halnya rating company untuk kinerja keuangan, kini lembaga-lembaga penilaian juga memberikan peringkat ESG yang menunjukkan sejauh mana perusahaan menjalankan prinsip keberlanjutan,” jelasnya.

Sebagai perusahaan terbuka, Merdeka menempatkan transparansi sebagai nilai utama. Menurut Tom, laporan keberlanjutan bukan sekadar formalitas, tetapi wujud tanggung jawab perusahaan kepada publik.

“Kalau manusia berbuat baik, Tuhan yang mencatat. Tapi kalau perusahaan berbuat baik, harus dilaporkan secara terbuka. Transparansi memungkinkan publik dan investor menilai kinerja kami secara objektif,” ujarnya.

Merdeka Copper Gold telah menerbitkan laporan keberlanjutan sejak 2018, jauh sebelum kewajiban regulasi diberlakukan pada 2021. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pelaporan dengan mengacu pada standar internasional seperti GRI (Global Reporting Initiative).

Selain itu, entitas anak perusahaan Merdeka, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), juga telah melaksanakan pelaporan keberlanjutan sejak 2022 dan terus memperkuat kinerjanya hingga 2023.

Upaya tersebut membuahkan hasil membanggakan. Pada tahun ini, Merdeka Copper Gold meraih peringkat ESG “A” dari MSCI, menjadikannya satu-satunya perusahaan Indonesia di sektor logam terdiversifikasi yang memperoleh penghargaan tersebut.

“Transparansi adalah bentuk komitmen kami untuk menunjukkan keseriusan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan dari hulu ke hilir,” tutup Tom. (Onny Asmara)

REDAKSI

Recent Posts

Petrokimia Gresik Lepas 50 Taruna Makmur Batch IX, Siapkan SDM Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan

INVESTORJATIM.COM - PT Petrokimia Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian nasional melalui…

3 jam ago

Levi’s® Gelar End of Season Sale, Hadirkan Diskon hingga 50 Persen Selama Musim Liburan

INVESTORJATIM.COM - Memasuki musim liburan sekolah, Levi’s® menghadirkan program End of Season Sale yang berlangsung…

9 jam ago

ALLPACK Surabaya 2026 Resmi Bergulir, Industri Kemasan Didorong Perkuat Nilai Tambah Produk

INVESTORJATIM.COM – Pameran teknologi pengolahan dan pengemasan ALLPACK Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City…

12 jam ago

SIG Tingkatkan Kompetensi Tukang Bangunan, 103 Tenaga Konstruksi Ikuti Sertifikasi

INVESTORJATIM.COM - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik, bekerja…

13 jam ago

TPS Genjot Kompetensi Manajer Lewat Coaching & Mentoring, Percepat Transformasi Perusahaan

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikema Surabaya (TPS) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan…

14 jam ago

Rancangan Permenkes IHT Dinilai Ancam Penerimaan Negara dan Picu Potensi PHK Massal

INVESTORJATIM.COM - Sektor Industri Hasil Tembakau (IHT) kembali menghadapi tantangan berat. Di tengah angin segar…

16 jam ago