Categories: IndeksMarket

Merdeka Battery Materials Catat Pendapatan US$935 Juta hingga Kuartal III/2025

Kinerja operasional MBMA kuartal III/2025 cerminkan peningkatan efisiensi di seluruh rantai nilai mulai dari penambangan hingga pengolahan. (Istimewa)

JAKARTA, INVESTORJATIM – PT Merdeka Battery Materials Tbk (IDX: MBMA) mencatat pendapatan belum diaudit sebesar US$935 juta selama sembilan bulan pertama 2025, turun 32% secara tahunan (year-on-year/YoY). Penurunan ini terutama disebabkan berkurangnya kontribusi dari segmen Nickel Pig Iron (NPI) dan High-Grade Nickel Matte (HGNM).

Perseroan melaporkan, pendapatan dari segmen NPI turun US$102,3 juta dan HGNM menyusut US$418,8 juta. Namun, penurunan tersebut sebagian dikompensasi oleh kenaikan pendapatan dari penjualan bijih limonit dan segmen lainnya sebesar US$76,3 juta.

Presiden Direktur MBMA Teddy Oetomo mengatakan, kinerja operasional kuartal III/2025 mencerminkan peningkatan efisiensi di seluruh rantai nilai mulai dari penambangan hingga pengolahan.

“Kami terus memperbaiki efisiensi biaya per unit, memperluas kapasitas produksi bijih, serta mempercepat proyek hilirisasi HPAL dan AIM,” ujar Teddy dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

Pada kuartal tersebut, tambang nikel PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) mencatat pertumbuhan produksi signifikan. Produksi bijih saprolit naik 89% YoY menjadi 2 juta ton basah, sementara limonit meningkat 51% menjadi 5,6 juta ton basah.

Efisiensi operasional juga terlihat dari penurunan biaya tunai. Biaya saprolit turun menjadi US$23,3 per ton basah dari US$23,8 tahun lalu, sementara biaya limonit menurun ke US$7,9 per ton basah dari US$9,9. Meski harga jual rata-rata turun, margin kas saprolit naik 49% dibanding kuartal sebelumnya dan margin limonit tumbuh 20% secara tahunan.

Di sisi pengolahan, produksi Nickel Pig Iron (NPI) tercatat 19.819 ton, turun dibanding tahun lalu, namun margin meningkat menjadi US$2.215 per ton nikel berkat penurunan biaya tunai 16% menjadi US$9.059 per ton.

MBMA juga mencatat kemajuan proyek hilirisasi strategis:

a. PT ESG New Energy Material memproduksi 7.181 ton nikel dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan menjual 7.553 ton pada kuartal III/2025.

b. PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC), proyek HPAL berkapasitas 90.000 ton MHP per tahun, telah mencapai 54% progres konstruksi pabrik dan menargetkan uji coba awal pada pertengahan 2026.

c. PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI) mencatat produksi asam sulfat stabil di 251.715 ton, serta memulai tahap commissioning pabrik klorida dan katoda tembaga yang telah memenuhi standar LME.

Pada kuartal ini, MBMA juga menandatangani perjanjian jangka panjang penjualan produk nickel matte, dengan rencana melanjutkan produksi High-Grade Nickel Matte (HGNM) pada kuartal IV/2025.

Teddy menegaskan, MBMA tetap berada di jalur untuk mencapai target produksi bijih dan panduan biaya tahun ini.

“Kami optimistis dengan pertumbuhan berkelanjutan produksi nikel, peningkatan efisiensi pengolahan hilir, serta kemajuan proyek strategis HPAL dan AIM yang akan memperkuat posisi MBMA sebagai pemasok bahan baku baterai global,” ujarnya. (ONNY ASMARA)

REDAKSI

Recent Posts

Optimistis Kinerja Kuartal II/2026 Membaik, Ini Aksi Korporat AGAR

INVESTORJATIM.COM — PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) optimistis kinerja pada kuartal II/2026 akan menunjukkan…

18 jam ago

TPS Perkuat Peran sebagai Garda Logistik Nasional, Dukung Pengawasan Peredaran Satwa dan Tumbuhan Liar di Pelabuhan

INVESTORJATIM.COM – Di tengah meningkatnya perhatian terhadap perlindungan keanekaragaman hayati dan penguatan tata kelola logistik…

18 jam ago

Konjen AS Apresiasi Transformasi PT PAL, Buka Peluang Kolaborasi Strategis di Sektor Maritim dan Pertahanan

INVESTORJATIM.COM – Transformasi digital yang dijalankan PT PAL Indonesia mendapat apresiasi dari Pemerintah Amerika Serikat.…

1 hari ago

Proyek Ekspor LDP #1 Jadi Motor Penggerak Industri Lokal, PT PAL Libatkan Lebih dari 100 Mitra Nasional

INVESTORJATIM.COM – Proyek ekspor kapal Landing Dock Philippines (LDP) #1 tak hanya menjadi bukti daya…

1 hari ago

Khofifah Dorong Percepatan Investasi Jawa Timur 2026, Fokus pada Kepastian Lahan dan Iklim Usaha Kondusif

INVESTORJATIM.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong penguatan sinergi antarpemangku kepentingan guna…

1 hari ago

Merdeka Gold Resources Resmi Dual Listing di Hong Kong, Buka Akses Investor Global ke Tambang Emas Pani

INVESTORJATIM.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) mencatatkan sejarah baru di pasar modal…

1 hari ago