
JAKARTA, INVESTORJATIM – Lenovo meluncurkan rangkaian terbaru solusi penyimpanan data, virtualisasi, serta layanan manajemen data untuk mendukung modernisasi infrastruktur TI enterprise dan bisnis menengah.
Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat kesiapan data dan sistem dalam mengakomodasi kebutuhan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Peluncuran tersebut mencakup pembaruan lini Lenovo ThinkSystem dan ThinkAgile, yang dipadukan dengan layanan manajemen data end-to-end. Kombinasi perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan ini dirancang sebagai fondasi modern bagi perusahaan dalam mengelola, mengamankan, dan memaksimalkan nilai data enterprise.
Lenovo menilai kesiapan data masih menjadi tantangan utama dalam adopsi AI. Survei Gartner menunjukkan 63% organisasi belum memiliki atau tidak yakin telah menerapkan praktik manajemen data yang memadai untuk AI. Di sisi lain, laporan IDC mencatat sekitar 80% penyimpanan yang digunakan dalam lima tahun terakhir masih berbasis hard drive konvensional yang kurang optimal untuk kebutuhan AI.
“Perubahan cepat di ranah virtualisasi dan meningkatnya kebutuhan data siap AI mendorong organisasi mencari infrastruktur yang terbuka dan modern. Solusi penyimpanan terbaru Lenovo menawarkan kinerja, keamanan, serta kesederhanaan operasional yang dibutuhkan pelanggan,” ujar Sumir Bhatia, President Asia Pacific ISG Lenovo, Selasa (16/12/2025).
Senada, Kumar Mitra, Executive Director CAP & ANZ Infrastructure Solutions Group Lenovo, menambahkan bahwa organisasi di Asia Pasifik membutuhkan solusi yang mampu memberikan nilai sejak hari pertama. “Kami menghadirkan fleksibilitas hybrid, efisiensi biaya, serta kesederhanaan operasional untuk mempercepat modernisasi cloud dan AI,” ujarnya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lenovo memperkenalkan sejumlah solusi enterprise, antara lain ThinkSystem DS Series berbasis all-flash untuk meningkatkan performa lingkungan virtual, ThinkAgile FX Series dengan arsitektur terbuka untuk fleksibilitas HCI, hingga ThinkAgile HX Series for AI yang terintegrasi dengan Nutanix Enterprise AI guna mempercepat deployment model AI.
Lenovo juga memperluas portofolio layanan hybrid cloud dan siklus hidup data, mulai dari layanan deployment, migrasi, hingga dukungan penyimpanan tingkat lanjut melalui Lenovo Premier Enhanced Storage Support. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan sistem, ketahanan siber, serta kesiapan infrastruktur dalam mendukung strategi AI jangka panjang.
Dengan penguatan solusi dan layanan ini, Lenovo menegaskan komitmennya dalam membantu pelanggan membangun infrastruktur data yang modern, fleksibel, dan siap menghadapi kebutuhan AI di lingkungan hybrid cloud. (Onny)









Komentar