Ledakan Kiriman Ramadan: Fesyen Raja, Dokumen Tak Kalah Sibuk

INVESTORJATIM.COM – Tren pengiriman selama Ramadan 2026 menunjukkan pergeseran menarik. Bukan hanya kebutuhan Lebaran yang mendominasi, tetapi juga aktivitas personal hingga profesional yang berjalan beriringan. Hal ini tercermin dari data J&T Express yang mencatat lonjakan pengiriman lintas kategori sepanjang periode tersebut.

Kategori fesyen masih menjadi penguasa utama dalam arus pengiriman. Tingginya permintaan mencerminkan kuatnya tradisi masyarakat membeli pakaian baru jelang Idulfitri, sekaligus menegaskan bahwa belanja fesyen secara online tetap menjadi pilihan utama selama Ramadan.

Namun, dominasi fesyen tidak berdiri sendiri. Produk kecantikan turut mencatat peningkatan signifikan, seiring tingginya perhatian masyarakat terhadap penampilan menjelang momen silaturahmi. Di saat yang sama, pengiriman dokumen juga menunjukkan tren yang tak kalah kuat, menandakan aktivitas administratif dan bisnis tetap berjalan di tengah euforia konsumsi Lebaran.

CEO J&T Express Robin Lo menilai fenomena ini sebagai indikator meluasnya peran layanan logistik dalam kehidupan masyarakat. “Ramadan tahun ini menunjukkan bahwa pengiriman tidak lagi didorong oleh satu jenis kebutuhan saja. Berbagai kebutuhan hadir secara bersamaan, mulai dari persiapan Lebaran, kebutuhan personal, hingga aktivitas profesional,” ujarnya.

Baca Juga:  IM3 Luncurkan SATSPAM+ Selama Ramadan, Proteksi WhatsApp Call dan 5G AIvolusi Perkuat Keamanan Digital

Dari sisi wilayah, Jakarta dan Surabaya tercatat sebagai tujuan pengiriman terbesar selama Ramadan. Status keduanya sebagai kota metropolitan dengan aktivitas ekonomi tinggi menjadi pendorong utama tingginya volume logistik. Sementara itu, Bekasi juga mulai menonjol sebagai pusat pengiriman, didukung perannya sebagai kota penyangga yang terus berkembang.

Menurut Robin, Ramadan tidak sekadar menjadi periode lonjakan volume, tetapi juga momentum yang menegaskan posisi strategis sektor logistik dalam menopang aktivitas masyarakat. “Kami terus memastikan kesiapan jaringan dan kualitas layanan agar mampu menjawab kebutuhan pengiriman yang semakin dinamis,” tutupnya. (Onny)

Komentar