Lampaui Target, Laba Bersih PLN Nusantara Power Tembus Rp 12,91 Triliun

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (kiri) saat memberikan laporan Laporan Pertanggungjawaban Tahunan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Kamis (19/06/2025). Foto: PLN NP

JAKARTA, Investor Jatim – PLN Nusantara Power (PLN NP), subholding pembangkitan PT PLN (Persero), mencatat kontribusi signifikan terhadap laba konsolidasi induk usaha sebesar Rp 2,35 triliun atau setara 13,23% dari total laba PT PLN (Persero) sebesar Rp 17,76 triliun.

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, memberikan apresiasi khusus kepada PLN Nusantara Power.

“Kami memberikan apresiasi kepada atas pencapaian KPI PLN Nusantara Power sebesar 106,31% yang merupakan tertinggi diantara Subholding dan Anak Perusahaan. Kami sangat berharap laba asosiasi ini juga bertumbuh seiring dengan joint venture yang diciptakan PLN NP”, terang Hartanto dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Kamis (19/06/2025).

Laba asosiasi yang disetorkan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya PLN Nusantara Power sekaligus tertinggi di antara subholding dan anak perusahaan PT PLN (Persero) lainnya. Secara mandiri, PLN NP juga membukukan laba bersih sebesar Rp 12,91 triliun, melampaui target dan mencapai 129% dari rencana kerja perusahaan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi efisiensi menyeluruh yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun, sehingga mampu menekan biaya Biaya Pokok Produksi (BPP), kenaikan kontribusi dividen cash asosiasi PLN NP, serta value creation yang juga bersumber dari penghematan biaya pemeliharaan dan efisiensi pembangkit. Menurutnya, melalui kinerja perusahaan yang mumpuni tidak saja berdampak positif pada keuangan perusahaan, namun juga memiliki kontribusi konstruktif yang mendorong perkonomian masyarakat.

“PLN Nusantara Power bukan hanya entitas bisnis, tetapi pilar penting dalam menjaga kedaulatan energi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat melalui pasokan listrik yang andal.”

Dari sisi produksi biaya listrik per kilowatt-hour (kWh), perusahaan berhasil menekan biaya sebesar 11,4% lebih rendah dari target. Untuk penjualan terjadi peningkatan menjadi 63,42 TWh atau lebih tinggi 17% dari target.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap penyediaan bisnis di luar ketenagalistrikan, PLN NP juga dirasa mampu untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Di tahun 2024, sebesar 985,59 milyar rupiah dihasilkan oleh perusahaan dan menyetorkan sebesar 7,45% dari total kontribusi pendapatan Beyond KWh PLN.

“Dari sisi aset, PLN Nusantara Power mengalami peningkatan karena ada Surplus Revaluasi Aset, dan progress Add On PLTGU Muara Tawar. Total aset perusahaan saat ini berada di angka 355,5 trilyun rupiah ”, tambah Ruly

Dengan seluruh capaian tersebut, PLN Nusantara Power menatap tahun 2025 dengan semangat baru untuk melaju lebih cepat. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, memperluas kemitraan strategis, serta memainkan peran sentral dalam mewujudkan ketahanan energi dan transisi menuju masa depan yang rendah karbon untuk Indonesia. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

PLN Nusantara Power Latih Perempuan Tangguh Bencana, Salurkan Bantuan untuk BPBD Kampar

INVESTORJATIM.COM – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kesiapsiagaan…

9 jam ago

Risma Suntik Mental Pejuang ke 7.060 Maba ITS, Kampus Siapkan Talenta Penjawab Tantangan Bangsa

INVESTORJATIM.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru…

9 jam ago

Guru Besar ITS Kembangkan Kecerdasan Pengambilan Keputusan, Bidik Deteksi Dini Krisis Ekonomi

INVESTORJATIM.COM – Di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan ekonomi dan keuangan, kemampuan memprediksi sekaligus mengantisipasi risiko…

9 jam ago

Kelangkaan LPG 3 Kg Dorong Warga Lumajang Beralih ke Jaringan Gas PGN, Pasokan Terjamin dan Pembayaran Makin Mudah

INVESTORJATIM.COM — Kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) di sejumlah wilayah mendorong masyarakat Kabupaten Lumajang beralih…

10 jam ago

PWI Jatim: Media Harus Adaptif Hadapi AI dan Platform Digital demi Menjaga Kepercayaan Publik

INVESTORJATIM.COM — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Lutfil Hakim, menegaskan industri media massa…

2 hari ago

Harga Pertamax Turun per 1 Agustus, Pertamina Pangkas Tarif hingga Rp1.000 per Liter

INVESTORJATIM.COM – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi,…

2 hari ago