Categories: CSR

Kencana Group Wujudkan Greenhouse Berkelanjutan di Welirang

Kencana Group menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program tahunan bertajuk Kencana Go Green 2025.

PASURUAN, INVESTOR JATIM – Kencana Group menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program tahunan bertajuk Kencana Go Green 2025. Dalam kegiatan yang digelar di kawasan Lereng Gunung Welirang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, perusahaan baja ringan tersebut kembali melakukan penanaman 1.000 pohon.

Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan Perhutani, Yayasan Grojogan Sewu, dan Kencana Group. Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penyerahan bibit pohon secara simbolis serta peresmian Greenhouse Kencana di kawasan Kedai Lalie Djiwo, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di area hutan terdampak kebakaran.

“Penanaman 1.000 pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap kelestarian alam. Sebagai pelaku industri, kami memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan lingkungan. Program ini sudah kami jalankan secara konsisten, dan tahun ini menjadi pelaksanaan kelima,” ujar Henry Setiawan, CEO Kencana Group.

Greenhouse Kencana: Inovasi CSR untuk Pembibitan Berkelanjutan

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program Kencana Go Green 2025 menghadirkan inisiatif baru berupa pembangunan Greenhouse Kencana sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Fasilitas ini difungsikan sebagai sarana pembibitan pohon agar bibit terlindung dari paparan langsung sinar matahari dan cuaca ekstrem, sehingga proses tumbuh kembangnya lebih optimal sebelum dipindahkan ke area hutan.

Menariknya, struktur greenhouse tersebut dibangun menggunakan produk baja ringan unggulan Kencana, yakni Kanal C dan Spring Clip, yang dikenal kokoh, tahan lama, dan antikarat. Hal ini menjadi contoh penerapan produk industri dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Dorong Kolaborasi Pemulihan Ekosistem

Dalam pelaksanaannya, Kencana Go Green melibatkan berbagai pihak seperti Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Yayasan Grojogan Sewu, komunitas lokal, serta masyarakat sekitar.

Kencana berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat memperkuat upaya pemulihan ekosistem dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkesinambungan dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan,” tambah Henry.

Melalui program Kencana Go Green, Kencana Group berupaya menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan industri. Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha lain untuk mengambil peran aktif dalam menjaga bumi. (Onny Asmara)

REDAKSI

Recent Posts

Levi’s® Gelar End of Season Sale, Hadirkan Diskon hingga 50 Persen Selama Musim Liburan

INVESTORJATIM.COM - Memasuki musim liburan sekolah, Levi’s® menghadirkan program End of Season Sale yang berlangsung…

4 jam ago

ALLPACK Surabaya 2026 Resmi Bergulir, Industri Kemasan Didorong Perkuat Nilai Tambah Produk

INVESTORJATIM.COM – Pameran teknologi pengolahan dan pengemasan ALLPACK Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City…

8 jam ago

SIG Tingkatkan Kompetensi Tukang Bangunan, 103 Tenaga Konstruksi Ikuti Sertifikasi

INVESTORJATIM.COM - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik, bekerja…

9 jam ago

TPS Genjot Kompetensi Manajer Lewat Coaching & Mentoring, Percepat Transformasi Perusahaan

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikema Surabaya (TPS) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan…

9 jam ago

Rancangan Permenkes IHT Dinilai Ancam Penerimaan Negara dan Picu Potensi PHK Massal

INVESTORJATIM.COM - Sektor Industri Hasil Tembakau (IHT) kembali menghadapi tantangan berat. Di tengah angin segar…

12 jam ago

Ekspor Kapal Perang Berlanjut, PT PAL Luncurkan Landing Dock-603 untuk Filipina

  INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia kembali memperkuat kiprahnya di pasar ekspor dengan meluncurkan Future…

22 jam ago