Kapal Tunda Jayanegara 401 Siaga Kawal Produksi LNG di Teluk Bintuni

Kapal Tunda Jayanegara 401 yang dioperasikan Pelindo Marine resmi melayani operasional produksi Liquified Natural Gas (LNG) di perairan Teluk Bintuni, Papua Barat. Foto: Pelindo Marine

TELUK BINTUNI, Investor Jatim – Kapal Tunda Jayanegara 401 yang dioperasikan PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) resmi melayani operasional produksi Liquified Natural Gas (LNG) di perairan Teluk Bintuni, Papua Barat. Berbekal mesin bertenaga 4.800 horsepower, kapal ini siaga mendukung kelancaran aktivitas produksi LNG agar berjalan aman dan lancar.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marine, Elvin Syah Putra menegaskan kehadiran armada kapal tunda Pelindo Marine di kawasan Teluk Bintuni merupakan komitmen perusahaan dalam berkontribusi untuk memberikan layanan marine di berbagai titik strategis di Indonesia.

“Hadirnya KT. Jayanegara 401 di Teluk Bintuni menjadi wujud kontribusi Pelindo Marine pada industri energi di Indonesia. Kami bangga dapat melayani salah satu sumber energi alternatif yang juga dikenal sebagai lumbung energi nasional,” terang Elvin.

Sebagai salah satu kawasan produksi LNG terbesar di Indonesia, Teluk Bintuni memiliki peran penting dalam mendukung pasokan energi domestik maupun ekspor. Kelancaran operasional di fasilitas LNG menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemandirian energi nasional dalam mewujudkan visi strategis Indonesia sebagaimana tertuang dalam Asra Cita.

Daya dan kekuatan Kapal Tunda Jayanegara 401 serta keandalan kru menjadi kunci dalam memberikan pelayanan prima. Kapal Tunda Jayanegara 401 yang dioperasikan Pelindo Marine memiliki kekuatan mesin yang memadai untuk proses penyandaran kapal besar, manuver, dan bongkar muat kapal. Misalnya pada proses berthing (sandar) maupun unberthing (lepas sandar) kekuatan mesin dan kekuatan bollard pull menjadi faktor utama agar kapal LNG beroperasi dalam posisi stabil di tengah arus lautan.

Selain performa teknis, standar keselamatan tinggi saat beroperasi di perairan Papua, jauh dari pelabuhan utama menuntut setiap aktivitas berjalan aman. Fasilitas keselamatan di kapal tunda seperti fire fighting system, peralatan evakuasi, serta kedisiplinan kru yang terlatih dalam situasi tanggap darurat menjadi wujud kesiapan Pelindo Marine dalam memberikan pelayanan terbaiknya di seluruh Indonesia.

Pelindo Marine terus memastikan seluruh layanan operasional maritim khususnya di kawasan sumber energi berjalan aman dengan standar operasional dan keselamatan tinggi. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung kelancaran logistik energi untuk Indonesia. Amrozi Amenan

REDAKSI

Recent Posts

Khofifah Luncurkan Beasiswa Pendidikan Jatim 2026, Sediakan Lebih dari 143 Ribu Kuota untuk Siswa dan Mahasiswa

INVESTORJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui peluncuran Program…

42 menit ago

SIG Raih Tiga Penghargaan Excellent Indonesia HR Excellence 2026, Perkuat Transformasi SDM Berbasis Digital

INVESTORJATIM.COM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan sumber…

3 jam ago

Tawarkan Ayam Panggang Rempah Nusantara, Roastinc Chicken Pilih Surabaya sebagai Titik Awal Ekspansi

INVESTORJATIM.COM –Tren gaya hidup sehat yang semakin berkembang di kalangan masyarakat urban menjadi peluang bisnis…

4 jam ago

Blibli Ubah Langkah Membumi Jadi Market, Bidik Gen Z untuk Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan

INVESTORJATIM.COM – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap isu lingkungan terus meningkat. Survei PwC menunjukkan 62% konsumen…

22 jam ago

PT PAL Bersiap Luncurkan Kapal Landing Dock Pesanan Filipina, Bukti Kepercayaan Pasar Ekspor

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia melanjutkan penguatan bisnis ekspor industri pertahanan dengan mempersiapkan peluncuran kapal…

1 hari ago

Laba WOOD Susut 57,6%, Integra Indocabinet Bidik Perbaikan Kinerja pada 2026

INVESTORJATIM.COM – PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) menghadapi tekanan kinerja sepanjang 2025 seiring melemahnya permintaan…

1 hari ago