JIIPE Raih Penghargaan KEK Industri Terbaik dari Kemenko Perekonomian

Kantor operasional pengelola kawasan JIIPE PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) di Manyar, Gresik. Foto: Ist

JAKARTA, investorjatim – Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial & Port Estate Gresik (KEK JIIPE Gresik) milik PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memperoleh penghargaan Kawasan Ekonomi Khusus Industri Terbaik dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, Java Integrated Industrial & Port Estate (JIIPE) yang dioperasikan oleh anak perusahaan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus berkategori industri melalui PP No.71 Tahun 2021 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Gresik dan telah menerima Surat Keputusan beroperasi penuh pada tanggal 8 November 2022.

Pemerintah melalui PP 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus juga telah menyiapkan insentif fiskal maupun nonfiskal, yang menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan kepada pengembangan industri dan investasi di tanah air.

Insentif Fiskal secara rinci tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 237/PMK.010/2020 tentang Perlakuan Perpajakan, Kepabeanan dan Cukai pada Kawasan Ekonomi Khusus.

Presiden Direktur AKRA, Haryanto Adikoesoemo menyatakan, KEK Gresik, JIIPE juga telah menyediakan fasilitas utilitas berkelas dunia yang dibutuhkan industri, serta pelabuhan khusus dan telah menjadi tujuan berinvestasi bagi banyak Perusahaan asing maupun domestik.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan dan bentuk dukungan Pemerintah kepada KEK JIIPE Gresik. Kami berharap KEK JIIPE Gresik akan semakin menarik Investor dari Luar maupun Dalam Negeri,” ungkap Haryanto dalam siaran pers, dikutip Minggu (21/07/2024).

Dia melanjutkan, dengan berkembangnya ekosistem hilirisasi yang didorong oleh beroperasinya Smelter Tembaga Terbesar dunia di JIIPE serta ekosistem industri lainnya, akan mendorong pertumbuhan industri bernilai tambah di Indonesia.

Selain itu, dengan adanya ketersediaan utilitas industri kelas dunia yang dioperasikan oleh PT BKMS, serta jasa pelabuhan laut dalam yang dioperasikan oleh PT BMS, tenant-tenant di KEK JIIPE akan mendapatkan kemudahan serta akses yang strategis.

“Pertumbuhan-pertumbuhan ini sekaligus akan mendorong perekonomian regional Jawa Timur dan membantu program Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan daya saing industri dalam negeri,” tandasnya. ROS

REDAKSI

Recent Posts

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

9 jam ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

9 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

24 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

1 hari ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

1 hari ago

Disambangi Bappenas, Pelindo Beberkan Jurus Tekan Biaya Logistik dari Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dan 2028 tidak disusun dari balik meja di…

1 hari ago