Jelang Nataru, Angkutan Peti Kemas KAI Logistik Naik 12%

Menyambut masa puncak Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI Logistik, Anak usaha PT KAI (Persero), mencatat pencapaian kinerja positif. Sepanjang November 2024, KAI Logistik berhasil mengelola angkutan peti kemas sebanyak 202.428 ton, meningkat 12% dari total target yang ditetapkan untuk bulan tersebut. Foto: Dok. KAI Logistik

JAKARTA, investorjatim – Menyambut masa puncak Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI Logistik, Anak usaha PT KAI (Persero), mencatat pencapaian kinerja positif. Sepanjang November 2024, KAI Logistik berhasil mengelola angkutan peti kemas sebanyak 202.428 ton, meningkat 12% dari total target yang ditetapkan untuk bulan tersebut. Pencapaian ini menegaskan komitmen KAI Logistik dalam mendukung kebutuhan pengiriman logistik yang efisien dan tepat waktu.

Direktur Utama KAI Logistik Fredi Firmansyah menjelaskan,“Secara keseluruhan, hingga November 2024, KAI Logistik telah mengelola lebih dari 24 juta ton barang. Di antara pencapaian tersebut, sekitar 22 juta ton merupakan angkutan batu bara, 2 juta ton angkutan kontainer, 493.257 ton angkutan semen, 9.144 ton angkutan limbah B3, dan 53.965 ton angkutan kurir. Kinerja ini menjadi bukti nyata kepercayaan pelanggan terhadap layanan kami.”

Fredi menjelaskan bahwa untuk peningkatan kinerja angkutan peti kemas ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang mencerminkan kebutuhan dan dinamika pasar logistik. “Menjelang akhir tahun, sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) mengalami peningkatan permintaan pengiriman kontainer yang cukup signifikan. Hal ini didorong oleh kebutuhan pasar yang tinggi untuk mengantisipasi konsumsi masyarakat selama masa liburan, sehingga mendorong pengiriman barang dalam jumlah besar untuk memastikan ketersediaan produk di berbagai wilayah,” ujarnya.

Faktor lainnya yang memengaruhi adalah dikarenakan beberapa perusahaan menerapkan strategi percepatan pengiriman kontainer untuk mengantisipasi kendala operasional selama libur Natal dan Tahun Baru. Salah satunya adalah pembatasan operasional angkutan barang di jalan tol. Dengan mengirimkan barang lebih awal, perusahaan-perusahaan ini berupaya menghindari penumpukan kontainer yang dapat terjadi selama masa pembatasan, sehingga distribusi tetap berjalan lancar dan efisien.

Di sisi lain, layanan angkutan limbah B3 juga menunjukkan tren kinerja positif. Pada bulan November 2024, KAI Logistik mengelola 1.332 ton limbah B3, meningkat 18% dari target bulanan. Pencapaian ini menegaskan posisi KAI Logistik sebagai penyedia logistik yang aman dan terpercaya, khususnya dalam pengangkutan barang dengan penanganan khusus. Selain itu, tren ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap pentingnya memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan seperti kereta api, sebagai komitmen dan upaya dalam mendukung keberlanjutan.

“Sebagai bagian dari upaya mendukung tren positif ini, KAI Logistik terus mengembangkan layanan berbasis digital. Salah satu inovasi terbarunya adalah Aplikasi COINS, yang memudahkan pelanggan dalam proses pengiriman kontainer mulai dari pemesanan hingga pelacakan barang. Digitalisasi adalah kunci untuk memberikan layanan yang lebih efisien dan nyaman bagi pelanggan kami,” ujar Fredi.

Pencapaian ini menjadi langkah penting bagi KAI Logistik dalam mengoptimalkan layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di masa puncak Nataru, sekaligus menegaskan semangat inovasi dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Ke depan, KAI Logistik akan terus meningkatkan layanan demi menjaga kepercayaan pelanggan dan mendukung logistik yang lebih ramah lingkungan. Dengan berfokus pada moda transportasi kereta api, KAI Logistik menawarkan solusi logistik yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, mendukung pertumbuhan sektor logistik nasional yang berkelanjutan. ros

REDAKSI

Recent Posts

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam Nagapasa

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

9 menit ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

48 menit ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

15 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

16 jam ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

17 jam ago

Disambangi Bappenas, Pelindo Beberkan Jurus Tekan Biaya Logistik dari Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dan 2028 tidak disusun dari balik meja di…

23 jam ago