Categories: Market

Jelang Akhir Tahun PT SGN Raih Kado Manis Silver Rank di Ajang ASRRAT 2025

Para peserta di ajang ASSRRAT 2025 yang di gelar Bali

BALI, INVESTOR JATIM – Memasuki akhir tahun 2025 PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) kembali meraih kado manis di ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRRAT) 2025 yang digelar National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) sebagai Silver Rank dalam katagori laporan keberlanjutan tahun buku 2024.

Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta dalam keterangan resminya mengatakan, penghargaan Silver Rank merupakan bukti nyata kerja seluruh insan perusahaan dalam memperkuat implementasi keberlanjutan serta menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengungkapan ESG

“Alhamdulillah, pada ASSRRAT tahun buku 2024 PT SGN meraih Silver Rank. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Sustainability Report kami telah disusun sesuai standar GRI dan mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan. Selain itu, capaian ini adalah hasil kerja seluruh insan SGN dalam memperkuat implementasi ESG, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan air, pengurangan emisi, hingga pemberdayaan petani tebu. Kami bersyukur atas pencapaian ini, dan semoga tahun depan peringkat tersebut dapat kami tingkatkan melalui peningkatan kualitas data dan penguatan program keberlanjutan perusahaan,” terang Yunianta

Menurut Yunianta ajang ASRRAT 2025 turut menjadi ruang bagi perusahaan di Asia untuk memperkuat kualitas laporan keberlanjutan melalui mekanisme penilaian dan pemberian umpan balik seperti scorecard.

Sementara itu Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, menekankan perlunya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Ia menyebut perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1–S2, TCFD, GRI Standards, dan ASEAN Taxonomy sebagai dorongan bagi perusahaan untuk menyajikan laporan yang semakin terukur, dapat diperbandingkan, dan relevan bagi para pemangku kepentingan.

NCCR dan ICSP berharap, praktik pelaporan keberlanjutan di kawasan dapat terus meningkat sejalan dengan standar global serta kebutuhan informasi yang lebih akurat dan kredibel bagi pemangku kepentingan.

Sekedar informasi ajang ASSRRAT tahun 2025 sudah memasuki tahun ke 21, dan kembali menegaskan posisinya sebagai ajang penilaian laporan keberlanjutan yang penting di kawasan Asia. Tahun ini, sebanyak 82 perusahaan dan organisasi ambil bagian, terdiri dari 78 entitas asal Indonesia termasuk 3 dari sektor public serta 4 entitas dari Bangladesh dan Filipina. ( Syaiful Arif )

 

REDAKSI

Recent Posts

ITS Pacu Inovasi Robotaxi, Mobil Listrik Tanpa Pengemudi Mulai Diuji

INVESTORJATIM.COM – Di tengah percepatan transformasi industri otomotif menuju era kendaraan tanpa pengemudi, Institut Teknologi…

5 jam ago

Menteri LH Lirik Inovasi ITS, Solusi Zero Waste hingga Pengelolaan Limbah MBG Dinilai Siap Diadopsi

INVESTORJATIM.COM – Inovasi teknologi karya sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kian mendapat pengakuan…

8 jam ago

J&T Express Tembus 100 Juta Paket per Hari pada Kuartal II-2026

INVESTORJATIM.COM – J&T Express mencatat tonggak baru dalam bisnis logistik global dengan rata-rata volume pengiriman…

9 jam ago

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jabat Gubernur BI Sementara

INVESTORJATIM.COM – Kepemimpinan Bank Indonesia (BI) memasuki babak baru. Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mengundurkan…

14 jam ago

KPSP Setia Kawan Pasuruan Produksi 110 Ton Susu per Hari, Bidik Penuhi Permintaan Industri 160 Ton

INVESTORJATIM.COM — Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, terus memperkuat posisinya…

16 jam ago

Konferensi Sungai Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Komunitas, PJT I Soroti Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Air

INVESTORJATIM.COM — Perwakilan komunitas peduli sungai dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam Konferensi Sungai…

18 jam ago