Categories: Indeks

Jasamarga Pandaan Tol Perkuat Tebing Tol Gempol–Pandaan, Fokus KM 51 Jalur B

INVESTORJATIM.COM – PT Jasamarga Pandaan Tol (PT JPT) tengah melakukan langkah preventif guna meningkatkan keselamatan infrastruktur di ruas Jalan Tol Gempol–Pandaan. Fokus utama saat ini adalah pengerjaan perkuatan struktur tebing untuk mengantisipasi potensi tanah longsor dan pergerakan tanah.

Pengerjaan ini dipusatkan pada KM 51 Jalur B (arah Malang menuju Surabaya). Proyek yang telah berjalan sejak pertengahan November 2025 tersebut kini terus dikebut pengerjaannya.

Strategi Keselamatan dan Stabilitas Lereng
Direktur Utama PT JPT, Muhammad Taufik Akbar, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional jalan tol.

“Stabilitas lereng di sepanjang koridor jalan tol memainkan peran penting dalam memastikan kelancaran lalu lintas, meminimalkan risiko gangguan akibat longsor, serta melindungi pengguna jalan dari potensi bahaya,” ujar Taufik dalam keterangan persnya, Sabtu (17/1/2026).

Penggunaan Teknologi Ground Anchor
Dalam proyek ini, PT JPT menerapkan metode Ground Anchor (angkur tanah). Teknologi ini bekerja dengan cara:

1. Menanamkan batang angkur (strand atau bar) jauh ke dalam lapisan tanah atau batuan.

2. Batang tersebut memberikan gaya tarik yang kuat untuk menahan pergerakan massa tanah.

3. Berfungsi sebagai dinding penahan tanah yang kokoh untuk menjaga stabilitas lereng secara permanen.

Taufik menargetkan seluruh proses penguatan ini selesai sebelum 20 Februari 2026, sehingga fungsi pengamanan lereng dapat beroperasi secara optimal sebelum puncak musim hujan atau beban lalu lintas tertentu.

Arus Lalu Lintas Tetap Normal
Meski melibatkan aktivitas konstruksi yang cukup masif, PT JPT menjamin bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Seluruh aktivitas pengerjaan dilakukan di luar jalur utama jalan tol, sehingga tidak ada penyempitan lajur atau hambatan lalu lintas.

“Dengan kondisi jalan tol yang lebih stabil, tentu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol dapat semakin optimal,” tambahnya.

Pihak pengelola tol juga menyampaikan permohonan maaf jika ada ketidaknyamanan selama proses konstruksi berlangsung dan meminta pengguna jalan untuk memaklumi upaya pemeliharaan rutin ini demi keamanan bersama. (ULT)

REDAKSI

Recent Posts

Modernisasi Teknologi Smelter, INALUM Bidik Produksi Aluminium 280.000 Ton

INVESTORJATIM.COM – Meningkatnya kebutuhan aluminium, baik di dalam negeri maupun pasar global, mendorong PT Indonesia…

10 jam ago

BRI BO Waru Perluas Kemitraan dengan Yayasan Yohanes Gabriel, Bidik Potensi Dana dan Transaksi Digital

INVESTORJATIM.COM – Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, sosial, dan keagamaan menjadi salah satu peluang bagi PT…

1 hari ago

PT PAL Tawarkan Proyek Kapal Haji hingga Kapal Energi di Forum Danantara, Bidik Investor Baru

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia (Persero) membuka peluang investasi untuk memperkuat industri perkapalan nasional. Hal…

1 hari ago

Bikin Kapal Perang Berenergi Bersih, PT PAL Gandeng BRIN Riset Penggerak KRI Sriwijaya-100

INVESTORJATIM.COM – Ambisi kemandirian teknologi maritim nasional naik level. PT PAL Indonesia (Persero) menggandeng Badan…

2 hari ago

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…

2 hari ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

3 hari ago