Jargas Surabaya–Gresik Baru Tersambung 18%, PGN Genjot Edukasi Warga

Area Head PGN Surabaya dan Gresik, Arief Nurrachman.

SURABAYA, INVESTORJATIM – Realisasi penyambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Surabaya dan Gresik masih jauh dari sasaran. Hingga kini, tingkat realisasi baru mencapai sekitar 18% dari target yang ditetapkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Kondisi tersebut mendorong PGN untuk memperkuat sosialisasi agar pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga bisa meningkat. PGN membidik penambahan sekitar 60.000 pelanggan baru sepanjang 2025–2026 di dua wilayah tersebut.

Area Head PGN Surabaya dan Gresik, Arief Nurrachman, menjelaskan bahwa hingga saat ini sambungan baru yang terealisasi baru sekitar 11.000 pelanggan. Sementara itu, jumlah pendaftar telah mencapai kurang lebih 24.000 rumah tangga atau sekitar 41% dari target. Meski minat masyarakat mulai terlihat, capaian tersebut dinilai belum cukup untuk mengejar target akhir.

Menurut Arief, tantangan utama pengembangan jargas terletak pada proses konstruksi di lapangan.

“Pembangunan jaringan pipa gas harus melewati berbagai fasilitas umum dan infrastruktur lingkungan, yang kerap menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi kerusakan. Tidak jarang, kondisi ini membuat sebagian masyarakat meminta pemasangan ditunda,” katanya Jumat (19/12/2025).

Baca Juga:  Dorong Infrastruktur Gas Bumi, PGN Tingkatkan Konektivitas dan Pasokan

Untuk merespons hal tersebut, PGN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya terkait perizinan dan penataan utilitas. PGN juga memastikan setiap pekerjaan konstruksi diawasi ketat agar kondisi lingkungan dapat dipulihkan dengan baik setelah pemasangan selesai.

Di sisi lain, upaya percepatan juga dilakukan melalui sosialisasi langsung ke masyarakat. PGN aktif mendatangi kelurahan, RT/RW, hingga kelompok masyarakat seperti PKK.

“Edukasi juga kita perluas melalui media massa dan platform digital untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan,” tambah Arief

Melalui berbagai kanal tersebut, PGN menekankan keunggulan gas bumi, mulai dari efisiensi biaya energi, aspek keamanan, hingga perannya dalam menekan emisi karbon.

Saat ini, total pelanggan PGN di Area Sales and Operation Region (SOR) III telah menembus 208.388 pelanggan dengan konsumsi gas mencapai 245,55 BBTU. Khusus Surabaya dan Gresik, jumlah pelanggan eksisting tercatat sekitar 60.110 pelanggan.

Dari sisi pendanaan, pengembangan jargas membutuhkan investasi besar. Setiap sambungan rumah tangga memerlukan dana sekitar Rp10 juta. Dengan target puluhan ribu sambungan baru, nilai investasi yang dikucurkan PGN terbilang signifikan.

Baca Juga:  PGN Pasok Gas Bumi ke Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang

Meski demikian, pengembangan jargas tetap menjadi bagian dari penugasan negara yang dijalankan PGN sebagai subholding gas Pertamina, sejalan dengan agenda transisi menuju energi yang lebih bersih.

“Dengan dukungan pemerintah daerah serta intensitas sosialisasi yang terus kita ditingkatkan, PGN optimistis realisasi sambungan jargas di Surabaya dan Gresik dapat terus meningkat dan mendekati target hingga 2026,” tutupnya. (Onny)

Komentar