ITS Pamerkan Benwit hingga ARMITS di Hadapan Dewan Pertahanan Nasional

Perwakilan Dewan Pertahanan Nasional memperhatikan produk Benwit karya peneliti ITS Prof Hosta Ardhyananta. (Ist)

INVESTORJATIM.COM — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi dan teknologi pertahanan nasional melalui berbagai inovasi riset unggulan saat menerima audiensi Dewan Pertahanan Nasional (DPN).

Dalam kunjungan tersebut, DPN meninjau langsung sejumlah hasil riset ITS yang dinilai berpotensi mendukung kebutuhan strategis nasional, mulai dari sektor energi hingga pertahanan. Audiensi ini juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan inovasi teknologi perguruan tinggi dengan arah kebijakan nasional terkait kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS Prof Muhamad Hatta mengatakan kolaborasi antara akademisi dan pemerintah penting untuk memastikan hasil riset dapat menjawab tantangan nasional.

“Khususnya inovasi riset ITS terkait bidang ketahanan energi dan teknologi pertahanan,” ujarnya dalam keterangan resmi beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ITS memamerkan sejumlah inovasi di bidang energi terbarukan. Salah satunya biofuel beroktan tinggi berbahan limbah plastik dan biomassa. Selain itu, ITS juga memperkenalkan teknologi integrasi drone multisensor yang dirancang untuk mengoptimalkan proses penyerbukan kelapa sawit guna meningkatkan produktivitas bahan baku energi hijau.

Inovasi lain yang menjadi sorotan adalah Bensin Sawit (Benwit). Ketua tim peneliti Benwit Prof Dr Eng Ir Hosta Ardhyananta menjelaskan bahan bakar tersebut dikembangkan dari minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Menurutnya, CPO diolah menjadi bahan bakar aditif melalui proses catalytic cracking dan pirolisis pada suhu 320 hingga 360 derajat Celsius.

“Benwit ini dapat dicampurkan dengan bensin konvensional, mulai dari 10 persen hingga 70 persen pencampuran,” jelas Hosta.

Benwit merupakan hasil riset dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS yang dikembangkan sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus memanfaatkan sumber daya alam domestik.

Di sektor pertahanan, ITS melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) turut menampilkan sejumlah inovasi pendukung kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista). Beberapa di antaranya ialah AUTOMORS, sistem otomatisasi kode morse untuk komunikasi rahasia, Vector FRN, serta rompi antipeluru Armor ITS (ARMITS) berbahan Polymer Matrix Composite.

Hatta menilai sinergi antara dunia akademik dan pemerintah menjadi langkah strategis untuk memperkuat hilirisasi riset nasional yang berkelanjutan.

“Dengan adanya sinergi berbagai riset di bidang energi dan pertahanan ini, semoga semakin relevan dengan tujuan pembangunan bangsa,” katanya. (Onny)

 

REDAKSI

Recent Posts

Kaharuddin Djenod Kembali Ditunjuk Pimpin PT PAL Indonesia

INVESTORJATIM.COM – Pemegang saham PT PAL Indonesia menetapkan kembali Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng sebagai Direktur…

6 jam ago

Laba Bersih PT PAL Indonesia Melonjak 108,58% pada 2025

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia membukukan kenaikan signifikan laba bersih pada Tahun Buku 2025. Dalam…

7 jam ago

TPS Tangani Ekspor 16 Underframe Lokomotif INKA ke Australia

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali dipercaya menangani pengiriman tiga unit locomotive platform…

7 jam ago

MODENA Resmikan 5 Home Center Sekaligus, Perkuat Ekspansi dan Strategi Omnichannel

INVESTORJATIM.COM – Perusahaan home appliances MODENA meresmikan lima gerai MODENA Home Center secara serentak di…

12 jam ago

Danamon-Adira Finance Perkuat Ekosistem Otomotif di IIMS Surabaya 2026

INVESTORJATIM.COM – PT Bank Danamon Indonesia Tbk bersama Adira Finance dan didukung MUFG kembali berkolaborasi…

12 jam ago

Honda Step WGN Kian Diminati di Surabaya, IIMS 2026 Diincar Jadi Pendorong Penjualan

INVESTORJATIM.COM – Honda Surabaya Center optimistis penjualan Honda Step WGN di pasar Surabaya dan Jawa…

14 jam ago