Categories: HeadlineIndeks

Industri Tumbuh Pesat, Khofifah Ajak BPN Jatim Lindungi Lahan Sawah Lewat Pemetaan LSD

INVESTORJATIM.COM – Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya pemetaan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) secara presisi dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara ketahanan pangan dan pengembangan industri di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Senin (30/3).

Menurutnya, kejelasan tata ruang, khususnya dalam pemetaan LSD, sangat penting agar pertumbuhan sektor industri tetap berjalan tanpa mengorbankan lahan pertanian produktif. Ia menilai, posisi strategis Jawa Timur sebagai salah satu penopang utama sektor industri nasional harus diimbangi dengan pengaturan ruang yang terukur dan berkelanjutan.

“Target nasional 2045 sektor manufaktur di angka 30 persen, Jawa Timur hari ini sudah 35 persen. Artinya kita punya potensi besar, tapi harus didukung dengan pemetaan lahan yang jelas, mana untuk industri dan mana yang harus dilindungi sebagai LSD,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, kepastian tata ruang menjadi faktor kunci dalam mendorong investasi. Tanpa kejelasan tersebut, investor berpotensi menghadapi hambatan, baik saat masuk maupun dalam mengembangkan usaha yang sudah berjalan.

“Jangan sampai investor ingin masuk tapi tidak tersedia lahan yang pasti. Atau yang sudah eksisting ingin berkembang tapi terhambat. Ini yang harus kita benahi bersama,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemetaan yang jelas akan mencegah terjadinya alih fungsi lahan yang tidak terkendali. “Kalau pemetaannya sudah jelas, mana kawasan industri dan mana LSD, itu bisa kita kunci. Dengan begitu tidak ada lagi pergeseran fungsi lahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kanwil BPN Jawa Timur menargetkan penetapan LSD minimal 87 persen dari total luas Lahan Baku Sawah yang tersebar di 38 kabupaten/kota. Sejumlah daerah bahkan telah melampaui ambang batas nasional tersebut, di antaranya Kabupaten Jember (87,65 persen), Lumajang (87,82 persen), Bangkalan (92 persen), serta Magetan dan Pamekasan yang mencapai 93 persen.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah daerah yang belum mencapai target, sehingga diperlukan percepatan dalam proses pemetaan.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga menyoroti pentingnya percepatan sertifikasi tanah sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian hukum. Berdasarkan data BPN Kanwil Jawa Timur, masih terdapat sekitar 5,2 juta bidang tanah yang belum bersertifikat dari total 23 juta bidang.

“Masih ada sekitar 5,2 juta bidang tanah dari 23 juta bidang yang belum bersertifikat. Ini harus menjadi perhatian serius kita bersama. Sertifikasi tanah adalah fondasi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, penataan pertanahan di Jawa Timur membutuhkan sinergi lintas sektor dan lintas daerah. Oleh karena itu, koordinasi intensif dengan para kepala daerah menjadi langkah penting dalam mempercepat realisasi program tersebut.

“Kita perlu segera melakukan rakor bersama bupati dan wali kota agar langkah kita bisa seiring, saling menguatkan, dan percepatan ini dapat segera tercapai,” pungkasnya. (ISQ)

REDAKSI

Recent Posts

Bukan Sekadar Kapal Perang: Di Balik Aksi Heroik KRI Selamatkan 11 Warga Papua Nugini di Samudera Pasifik

INVESTORJATIM.COM – Di balik misi pertahanan, kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut juga menjadi ujung tombak…

10 jam ago

Permata Bank Perkuat Edukasi Nasabah Prioritas, Dorong Pengelolaan Kekayaan hingga Legacy

INVESTORJATIM.COM – Permata Bank terus memperkuat edukasi bagi nasabah segmen Priority dan Private melalui program…

13 jam ago

Perang Timur Tengah Memanas, Ekonom Unej: Krisis BBM Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Energi

INVESTORJATIM.COM – Serangan kelompok Houthi Yaman terhadap fasilitas perusahaan minyak Saudi Aramco di Riyadh kembali…

18 jam ago

ARTSUBS 2026 Dongkrak Bisnis Hospitality, PALM PARK Hotel Tawarkan Kamar Rp450.000

INVESTORJATIM.COM — Ajang pameran seni rupa berskala besar ARTSUBS 2026 kembali menjadi magnet bagi seniman,…

1 hari ago

Generali Indonesia Dorong Peran Ayah Lewat Program BERGEMA di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Peran ayah dalam tumbuh kembang anak menjadi perhatian PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia…

1 hari ago

81 Tahun TNI, PT PAL Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Lewat Kemandirian Alutsista

INVESTORJATIM.COM – Delapan puluh satu tahun perjalanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi tonggak penting dalam…

1 hari ago