Categories: Indeks

Hadapi Tekanan Global, Satgas Amankan Ketahanan Ekonomi dan Energi

INVESTORJATIM.COM – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Pertumbuhan Ekonomi menegaskan bahwa ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga meski berada di bawah bayang-bayang tekanan global yang kian dinamis. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketahanan energi dan kelancaran rantai pasok industri dalam negeri.

Ketua Satgas yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM) relatif terkendali.

“Pemerintah memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga karena ketergantungan impor BBM Indonesia relatif kecil, yakni sebesar 20 persen,” ujar Menko Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/5/2026). Selain energi, ia juga menjamin stabilitas pasokan gas dan pupuk nasional tetap aman karena Indonesia masih mencatatkan surplus produksi pupuk.

Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Dunia
Meski ketahanan energi terjaga, kenaikan harga minyak mentah global mulai berdampak pada sektor manufaktur, khususnya industri plastik dan kemasan. Kesulitan mendapatkan nafta sebagai bahan baku utama packaging mendorong pemerintah untuk mengambil langkah taktis.

Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah memutuskan untuk melakukan substitusi nafta dengan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi industri.

“Pemerintah mengenakan tarif bea masuk LPG yang semula 5 persen menjadi 0 persen khusus untuk sektor industri guna menjaga ketersediaan bahan baku kemasan,” jelas Airlangga.

Penyederhanaan Izin dan Akselerasi Investasi
Selain insentif fiskal, Satgas juga berfokus pada reformasi birokrasi melalui:

Penyederhanaan Pertek: Mempercepat mekanisme Persetujuan Teknis (Pertek) untuk proses perizinan sektor konstruksi dan usaha, khususnya bagi UMKM dan program prioritas.

Penyelesaian EU-CEPA: Mendorong percepatan perundingan dengan Uni Eropa. Kerja sama ini membidik akses pasar di 27 negara dengan total nilai pasar mencapai USD 21 triliun.

Pengembangan KEK: KEK Financial Center terus dipacu sebagai alternatif destinasi investasi global yang kompetitif.

Indonesia sebagai Hub Data Center dan AI
Menko Airlangga juga menyoroti peluang besar dalam ekonomi digital. Seiring dengan perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI), pemerintah aktif mendorong investasi pada sektor data center.

“Indonesia memiliki potensi besar sebagai lokasi pengembangan pusat data berskala besar yang mampu melayani kebutuhan domestik maupun regional,” tambahnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan berbagai stimulus bagi sektor swasta agar berperan aktif dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) serta meningkatkan komitmen investasi guna memperkokoh pertumbuhan ekonomi nasional. (VFW)

REDAKSI

Recent Posts

Perketat Jalur Impor-Ekspor, Pelindo Surabaya Terapkan Pemindai Canggih di Pelabuhan

INVESTORJATIM.COM – Pelindo terus memperkuat sistem pengawasan dan kelancaran arus logistik nasional melalui penerapan layanan…

17 jam ago

Arus Petikemas Tumbuh 12,38%, TTL Bukukan Kinerja Positif Hingga Agustus 2026

INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan kinerja positif hingga Agustus 2026 dengan realisasi…

18 jam ago

Bidik Pasar Jatim, TACO Bawa Instalasi Prismatic Journey ke IndoBuildTech Surabaya

INVESTIRJATIM.COM – Setelah mendapat respons positif di Jakarta, PT Taco Global Kreasi (TACO) membidik pasar…

19 jam ago

Ajak Anak Muda Hidup Berkelanjutan, Langkah Membumi Market Kembali Digelar

INVESTORJATIM.COM – Gerakan Langkah Membumi kembali hadir untuk kelima kalinya. Tahun ini, Blibli Tiket Action…

20 jam ago

Pendapatan Melonjak 55 Persen, Blibli Tembus 59 Besar Fortune Indonesia 100

INVESTORJATIM.COM – Konsistensi PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli/BELI) dalam memperkuat strategi omnichannel membuahkan hasil.…

20 jam ago

Pemprov Jatim dan DPRD Perkuat Sinergi Kawal APBD 2027 dan Pembangunan Daerah

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong penguatan sinergi dengan DPRD Jawa Timur dalam mengawal…

1 hari ago