Categories: Indeks

Gandeng Naval Group Prancis, PT PAL Siapkan Bengkel Raksasa untuk Kapal Selam

Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa (kiri) setelah melakukan penandatanganan perjanjian antara PT PAL Indonesia (Persero) menggandeng raksasa industri pertahanan Prancis, Naval Group.

INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia (Persero) menggandeng raksasa industri pertahanan Prancis, Naval Group, untuk membangun kemampuan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) kapal selam di dalam negeri.

Komitmen itu dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di sela Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Selasa (27/10).

Kerja sama ini membuka peluang transfer teknologi hingga peningkatan kompetensi insinyur dan teknisi lokal. Lingkup kolaborasi detailnya akan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, dalam hal ini TNI AL, dan kesepakatan kedua belah pihak.

Bagi PT PAL, ini bukan hal baru. Galangan kapal pelat merah tersebut sudah punya portofolio overhaul kapal selam, salah satunya KRI Cakra-401. Pekerjaan kompleks mulai dari penanganan badan tekan (pressure hull), sistem mekanik dan elektrik, sensor, navigasi, hingga sistem persenjataan pernah ditangani.

Pengalaman itulah yang menjadi modal untuk naik kelas menangani kapal selam Nagapasa yang lebih modern.

Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, menegaskan penguasaan MRO kapal selam adalah kunci kemandirian pertahanan.

“Melalui kolaborasi dengan Naval Group, kami berharap dapat memperkuat keahlian teknis dan kompetensi SDM Indonesia, sehingga PT PAL semakin mampu mendukung kesiapan operasional TNI AL sekaligus membangun kemampuan pemeliharaan kapal selam di dalam negeri,” ujar Rosa, Selasa (28/10/2026).

Menurutnya, pengembangan kapabilitas MRO tidak bisa instan. Dibutuhkan kesinambungan penguasaan teknologi, kesiapan fasilitas galangan, dan peningkatan kompetensi tenaga ahli.

Lewat kemitraan dengan Naval Group, PT PAL mendorong penguatan kapasitas industri nasional agar mampu menangani kebutuhan pemeliharaan kapal selam secara mandiri dan bertahap mengurangi ketergantungan pada dukungan luar negeri. (onny)

REDAKSI

Recent Posts

Bikin Kapal Perang Berenergi Bersih, PT PAL Gandeng BRIN Riset Penggerak KRI Sriwijaya-100

INVESTORJATIM.COM – Ambisi kemandirian teknologi maritim nasional naik level. PT PAL Indonesia (Persero) menggandeng Badan…

2 menit ago

Tak Cuma Bisa Bayar Pakai QRIS, Mahasiswa UNAIR Kini Diajari Cara Adukan Jebakan Digital Bareng BRI

INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…

10 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84%, Investasi Semester I/2026 Capai Rp72,7 Triliun

INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…

24 jam ago

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kadin Soroti Kualitas Lapangan Kerja dan Daya Saing Industri

INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…

1 hari ago

Jaga Reputasi di Tengah Gempuran AI, BRI Gembleng Humas Daerah di Surabaya

INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…

1 hari ago

Disambangi Bappenas, Pelindo Beberkan Jurus Tekan Biaya Logistik dari Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dan 2028 tidak disusun dari balik meja di…

1 hari ago