PHMP Unair
INVESTORJATM.COM — Universitas Airlangga (UNAIR) terus memperkuat transformasi kelembagaan melalui evaluasi kinerja dan penyusunan strategi berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi fokus dalam Rapat Pimpinan Triwulan II yang digelar di Yogyakarta, sebagai forum untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyusun arah kebijakan strategis menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
Rapat dipimpin langsung Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE., M.Si., M.Fin., dan dihadiri Ketua Majelis Wali Amanat Prof. Dr. H. Nursalam, M.Nurs. (Hons.), jajaran wakil rektor, sekretaris universitas, dekan, wakil dekan, direktur, hingga pimpinan pusat dan lembaga di lingkungan UNAIR.
Agenda diawali dengan pemaparan capaian kinerja Triwulan II oleh Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) UNAIR Prof. Dr. Dian Ekowati, SE., M.Si., M.AppCom (OrgCh)., Ph.D., kemudian dilanjutkan sesi berbagi bersama Deputi Sumber Daya Iptek (SDMI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Edy Giri Rachman Putra, Ph.D.
Dalam arahannya, Rektor Muhammad Madyan menegaskan bahwa berbagai pencapaian yang diraih UNAIR merupakan hasil kolaborasi seluruh sivitas akademika. Menurutnya, semangat inovasi, kerja sama lintas unit, serta peningkatan kualitas layanan akademik dan nonakademik harus terus dijaga agar transformasi institusi berjalan konsisten.
“Tantangan perguruan tinggi semakin kompleks sehingga membutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan budaya kerja yang berorientasi pada dampak. Konsistensi dalam bekerja, berinovasi, dan berkolaborasi menjadi kunci agar UNAIR terus menjaga performanya menuju world-class entrepreneurial university,” ujarnya dalam keterangan resminya pekan ini.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Dian Ekowati menyampaikan sejumlah indikator kinerja menunjukkan tren positif sepanjang Triwulan II. Capaian sistem Empowering Decision for Growth and Excellence – Strategic Performance Management System (EDGE SPMS) telah melampaui 50 persen dan diikuti peningkatan berbagai Indikator Kinerja Utama (IKU).
Dari sisi reputasi global, UNAIR mempertahankan performa kompetitif. Kampus ini menempati peringkat ke-15 dunia sekaligus terbaik di Indonesia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings. UNAIR juga mencatat posisi nasional terbaik pada sejumlah indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 1 (No Poverty), SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDG 13 (Climate Action).
Selain itu, UNAIR berhasil menembus peringkat 276 dunia dalam QS World University Rankings. Meski demikian, manajemen menilai masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat, terutama pada aspek riset, inovasi, kolaborasi internasional, dan kemitraan dengan sektor industri.
Sementara itu, Deputi SDMI BRIN Prof. Edy Giri Rachman Putra menegaskan BRIN berkomitmen menjadi enabler dalam penguatan ekosistem riset nasional. Menurutnya, pengembangan talenta riset melalui Program Desain Manajemen Talenta Nasional membutuhkan dukungan aktif perguruan tinggi agar mampu menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional.(Onny)
INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya mendorong penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif…
INVESTORJATIM.COM – Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional, Grand Whiz Hotel Trawas menghadirkan suasana akhir…
INVESTORJATIM.COM — Upaya membangun industri maritim nasional yang lebih terintegrasi mendapat dukungan politik dari Komisi…
INVESTORJATIM.COM – Gedung Cak Durasim, Surabaya, kembali menjadi ruang lahirnya karya-karya teater berkualitas. Kali ini,…
INVESTORJATIM.COM — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mendorong…
INVESTORJATIM.COM — Di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi laut yang andal untuk menopang distribusi logistik dan…