Categories: HeadlineIndeks

Dukung Ketahanan Energi, KAI Angkut 6,4 Juta Ton Batu Bara ke Jawa–Bali

INVESTORJATIM.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional. Sepanjang periode Januari hingga Februari 2026, KAI mencatatkan volume angkutan batu bara sebesar 6.427.465 ton. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan pasokan listrik bagi 162 juta penduduk di wilayah Jawa dan Bali tetap stabil.

Menjaga Nadi Kehidupan Masyarakat
Distribusi batu bara melalui jalur rel merupakan tulang punggung bagi ketersediaan energi, terutama menjelang masa liburan panjang Lebaran. Keberlanjutan pasokan ini berdampak langsung pada fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, hingga jaringan komunikasi digital.

“Lampu yang menerangi rumah, peralatan medis, sistem transportasi, hingga proses belajar mengajar seluruhnya membutuhkan energi yang terjaga pasokannya,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, Jumat (6/3/2026).

Keunggulan Operasional di Divre III
Pengangkutan batu bara ini mengandalkan Kereta Api Batu Bara Rangkaian Panjang (Babaranjang) yang beroperasi di wilayah Divisi Regional (Divre) III Palembang. Armada ini memiliki spesifikasi teknis yang tangguh:

1. Lokomotif: Jenis CC205 yang dikenal bertenaga besar.

2. Kapasitas: Mampu menarik hingga 61 rangkaian gerbong dalam satu perjalanan.

3. Efisiensi: Memberikan keunggulan berupa kapasitas angkut jumbo dan ketepatan waktu (on-time performance) yang tinggi dibandingkan moda transportasi lainnya.

Target Besar dan Ekspansi Infrastruktur
KAI telah menetapkan peta jalan ambisius untuk mendukung logistik energi hingga beberapa tahun ke depan. Perusahaan menargetkan pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 15% pada akhir tahun 2029, dengan total proyeksi mencapai 111,2 juta ton.

Untuk mencapai target tersebut, KAI fokus pada pengembangan infrastruktur di Sumatra Selatan:
| Proyek Pengembangan | Proyeksi Tambahan Kapasitas |
| :— | :— |
| Terminal Tarahan II | 18 Juta Ton |
| Area Operasional Kertapati | 7 Juta Ton |

Wisnu Pramudyo, Executive Vice President of Corporate Secretary KAI, menegaskan bahwa distribusi ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan pelayanan publik. “Ketika listrik tetap menyala, industri bergerak dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan tenang. KAI terus mendukung kelancaran distribusi energi ini,” pungkasnya. (WTE)

REDAKSI

Recent Posts

Swiss-Belinn Manyar Surabaya Gandeng Munca Workshop Gelar Fluffy Chunky Bag Workshop, Dorong Ekosistem Industri Kreatif

INVESTORJATIM.COM — Swiss-Belinn Manyar Surabaya memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan komunitas dan industri kreatif melalui…

1 jam ago

Mahasiswa Teknik Elektro UM Gresik Pamerkan Inovasi AI dan IoT di ElectroTech Exhibit 2026, Siapkan Talenta Industri Digital

INVESTORJATIM.COM — Transformasi digital yang ditopang teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT)…

2 jam ago

BRANKAS DUA METER, NEGARA YANG TERBELAH

Oleh: Hadipras Ada yang luar biasa mengerikan dalam cara kita bernegara hari ini. Di tengah…

3 jam ago

Penjualan SIG Naik 4,4% hingga Mei 2026, Strategi Transformasi Bisnis Jadi Kunci Pertumbuhan

INVESTORJATIM.COM - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional sepanjang Januari-Mei 2026.…

4 jam ago

PGN Raih Penghargaan GCG Award 2026, Perkuat Tata Kelola untuk Dukung Transisi Energi Nasional

INVESTORJATIM.COM — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang…

6 jam ago

Bidik Generasi Z, Taman Budaya Jatim Hidupkan Kembali Teater Tradisi

INVESTORJATIM.COM – Gedung Cak Durasim, Surabaya, kembali menjadi panggung bagi regenerasi seni teater tradisi. Pada…

19 jam ago