Categories: Indeks

Disuntik Rp600 Miliar oleh BCA, Green SM Tancap Gas Kuasai Pasar Taksi Listrik

INVESTORJATIM.COM – Ambisi menguasai pasar mobilitas hijau kian terang. Green SM Indonesia resmi mengantongi suntikan dana jumbo senilai Rp600 miliar dari Bank Central Asia (BCA), membuka ruang ekspansi agresif di tengah persaingan transportasi berbasis listrik yang semakin memanas.

Perjanjian pinjaman investasi berdurasi lima tahun yang diteken pada 3 April 2026 tersebut menjadi langkah strategis Green SM untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus mempercepat penetrasi layanan taksi listrik di berbagai kota besar di Indonesia.

Fasilitas pembiayaan ini dirancang untuk menopang kesiapan operasional dan menjaga keberlanjutan layanan. Dengan struktur pendanaan yang stabil, Green SM mengusung pendekatan pertumbuhan yang terukur sembari memastikan konsistensi kualitas layanan di seluruh wilayah operasionalnya.

Kerja sama ini juga menandai kelanjutan hubungan kedua pihak sejak peluncuran Green SM di Jakarta pada Desember 2024. Sejak saat itu, kolaborasi difokuskan pada peningkatan akses layanan serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transportasi ramah lingkungan.

SVP Corporate Banking BCA Denny Haryanto menegaskan, dukungan pembiayaan ini mencerminkan komitmen perseroan terhadap bisnis berorientasi jangka panjang. Menurutnya, transportasi berkelanjutan kini menjadi elemen krusial dalam pembangunan perkotaan modern.

“Melalui kerja sama ini, kami mendukung inisiatif yang tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi, tetapi juga sejalan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Senada, Managing Director Green SM Indonesia Deny Tjia menyebut fasilitas pinjaman ini sebagai bentuk kepercayaan atas model bisnis perusahaan yang disiplin dan berorientasi jangka panjang.

“Pendanaan ini memperkuat fondasi keuangan kami untuk menjaga stabilitas layanan sekaligus mendukung ekspansi di berbagai kota,” katanya.

Saat ini, Green SM telah beroperasi di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Makassar, Bekasi, Surabaya, hingga Bali. Melalui layanan taksi listrik, perusahaan menawarkan alternatif mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan relevan dengan kebutuhan urban yang terus berkembang.

Lebih jauh, kesepakatan ini menegaskan bahwa transisi menuju mobilitas berkelanjutan tidak semata bergantung pada adopsi kendaraan listrik, tetapi juga ditopang oleh kekuatan pendanaan, tata kelola yang solid, dan komitmen jangka panjang. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

TTL Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Dini Lewat Sarana Pemilahan Botol Plastik

INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan sejak usia…

9 jam ago

TTL Dorong Edukasi Lingkungan Sejak Dini di Sekolah Tambak Osowilangun

INVESTORJATIM.COM — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mendukung program…

9 jam ago

144 Siswa SMKN di Kediri Belajar Bisnis Roti, Dibimbing Langsung Baker Bogasari

INVESTORJATIM.COM – Sebanyak 144 siswa kelas 11 jurusan kuliner SMKN 3 Kediri belajar mengembangkan bisnis…

17 jam ago

BEI Sosialisasikan POJK 13/2026, Bahas Aturan Pemegang Saham Bursa

INVESTORJATIM.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyosialisasikan Peraturan OJK (POJK)…

1 hari ago

OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Fokus Perkuat Daya Saing dan Intermediasi

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 2026-2030…

1 hari ago

Cemara yang Dimakan Kambing, Awal Perjalanan Syahril Merawat Pesisir Labuhan

INVESTORJATIM.COM – Pohon-pohon cemara yang kini menghijau di kawasan pesisir Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten…

1 hari ago