Categories: HeadlineIndeks

Didorong Sentimen Global, IHSG Melonjak 103 Poin

INVESTORJATIM.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil bangkit dan menutup perdagangan di zona hijau pada Selasa (10/3/2026). Sentimen positif dari pasar global serta rilis data ekonomi domestik yang kuat menjadi motor penggerak utama penguatan indeks hari ini.

Hingga penutupan pasar, IHSG tercatat menguat signifikan sebesar 1,41 persen atau naik 103,54 poin ke level 7.440,91.

Analisis Pergerakan Pasar
Tim Analis Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa penguatan hari ini merupakan aksi rebound teknikal setelah sebelumnya pasar mengalami tekanan hebat akibat fluktuasi harga minyak mentah.

“IHSG rebound dari koreksi tajam sehari sebelumnya. Penguatan ini juga ditopang oleh sentimen positif dari bursa Wall Street dan Asia yang bergerak menguat,” jelas Tim Analis dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Statistik Perdagangan Hari Ini
Pergerakan saham didominasi oleh tren positif dengan mayoritas emiten mengalami kenaikan harga:

1. Saham Naik: 556 saham

2. Saham Turun: 203 saham

3. Saham Stagnan: 199 saham

4. Volume Perdagangan: 33,46 miliar lembar saham

5. Frekuensi Transaksi: 1,98 juta kali

6. Total Nilai Transaksi: Rp19,11 triliun

7. Kapitalisasi Pasar: Rp13.311 triliun

Performa Sektoral
Sektor barang baku menjadi primadona hari ini dengan lonjakan sebesar 4,42 persen. Di sisi lain, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang masih tertekan dengan pelemahan tipis sebesar -0,04 persen.

Sentimen Domestik: Penjualan Ritel Lampaui Ekspektasi
Selain faktor eksternal, penguatan IHSG didorong oleh rilis data kinerja penjualan ritel dari Bank Indonesia (BI). Penjualan ritel domestik pada Januari 2026 tercatat tumbuh 5,7 persen secara tahunan (year-on-year), melonjak dari angka 3,5 persen pada Desember 2025.

“Pertumbuhan penjualan ritel Januari 2026 jauh lebih besar dari perkiraan awal sebesar 4 persen,” tambah Tim Phintraco.

Proyeksi Mendatang
Pelaku pasar kini menaruh perhatian pada momentum perayaan Tahun Baru Imlek, bulan Ramadan, dan menjelang Idulfitri yang diprediksi akan terus mengakselerasi konsumsi rumah tangga. Selain itu, pasar juga menanti rilis data inflasi Februari 2026 yang diperkirakan tetap stabil di level 2,4 persen, dengan inflasi inti di level 2,5 persen. (TKY)

REDAKSI

Recent Posts

Pemulihan Aset Tembus Rp1 Triliun, Kemenkeu Terima PNBP Hasil Kinerja Kejaksaan Agung

INVESTORJATIM.COM — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp1,03 triliun yang…

22 jam ago

Campuspreneur Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Siap Tampil di Trade Expo Indonesia 2026

INVESTORJATIM.COM — Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak mahasiswa dan civitas academica untuk mengambil peran lebih…

23 jam ago

TPS Salurkan 2.000 Bibit Mangrove ke Gresik, Perluas Program Donasi Oksigen

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan pesisir melalui…

1 hari ago

EastFood dan EastPack 2026 Siap Digelar, Pelaku Industri Bidik Peluang di Tengah Pertumbuhan Mamin Jatim

INVESTORJATIM.COM – Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat industri makanan dan minuman…

1 hari ago

Libur Sekolah Tiba, Grand Whiz Trawas Tebar Promo Staycation Mulai Rp575.000

INVESTORJATIM.COM – Momentum liburan sekolah dan musim liburan pertengahan tahun dimanfaatkan pelaku industri perhotelan untuk…

1 hari ago

Bupati Malang Buka Jauhar Muharram Singhasari IV, Dorong UMKM dan Wisata Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

INVESTORJATIM.COM — Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor budaya, pariwisata,…

2 hari ago