Berlokasi di Panorama Cafe Trawas, konsep yang diusung jauh dari format wedding fair konvensional. Pengunjung tidak hanya melihat inspirasi di atas kertas, melainkan diajak masuk ke dalam simulasi pernikahan melalui mockup wedding yang dirancang detail dan aplikatif. Mulai dari tema glamour yang elegan, modern minimalis, hingga nuansa rustic berpadu lanskap alam Trawas, seluruhnya disusun untuk memberi gambaran utuh tentang bagaimana sebuah pernikahan benar-benar terasa.
General Manager Grand Whiz Hotel Trawas, Indra Purwono, menegaskan pendekatan ini sengaja dihadirkan agar calon pengantin tidak lagi menebak-nebak konsep. “Kami ingin mereka benar-benar merasakan atmosfer pernikahan yang sesungguhnya—bukan hanya melihat, tetapi mengalami langsung bagaimana altar ditata, bagaimana dekorasi berpadu dengan alam,” ujarnya.
Tak berhenti pada visual, pengalaman tersebut diperluas melalui rangkaian aktivitas yang membangun suasana layaknya hari pernikahan. Fashion show gaun pengantin, talk show, hingga live music menjadi bagian dari narasi acara. Pengunjung bahkan dapat mencicipi langsung hidangan melalui sesi test food, sekaligus berdiskusi dengan wedding consultant untuk mematangkan setiap detail rencana. (Onny)
INVESTORJATIM.COM – Ketergantungan perbaikan kapal selam ke luar negeri perlahan coba diputus. PT PAL Indonesia…
INVESTORJATIM.COM – Generasi muda jago transaksi digital, tapi banyak yang belum paham cara jaga data…
INVESTORJATIM.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,84%…
INVESTORJATIM.COM — Forum Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (FORJEBS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Refleksi Jawa…
INVESTORJATIM.COM – Satu isu lokal di daerah bisa meledak menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan…
INVESTORJATIM.COM – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dan 2028 tidak disusun dari balik meja di…