Berlokasi di Panorama Cafe Trawas, konsep yang diusung jauh dari format wedding fair konvensional. Pengunjung tidak hanya melihat inspirasi di atas kertas, melainkan diajak masuk ke dalam simulasi pernikahan melalui mockup wedding yang dirancang detail dan aplikatif. Mulai dari tema glamour yang elegan, modern minimalis, hingga nuansa rustic berpadu lanskap alam Trawas, seluruhnya disusun untuk memberi gambaran utuh tentang bagaimana sebuah pernikahan benar-benar terasa.
General Manager Grand Whiz Hotel Trawas, Indra Purwono, menegaskan pendekatan ini sengaja dihadirkan agar calon pengantin tidak lagi menebak-nebak konsep. “Kami ingin mereka benar-benar merasakan atmosfer pernikahan yang sesungguhnya—bukan hanya melihat, tetapi mengalami langsung bagaimana altar ditata, bagaimana dekorasi berpadu dengan alam,” ujarnya.
Tak berhenti pada visual, pengalaman tersebut diperluas melalui rangkaian aktivitas yang membangun suasana layaknya hari pernikahan. Fashion show gaun pengantin, talk show, hingga live music menjadi bagian dari narasi acara. Pengunjung bahkan dapat mencicipi langsung hidangan melalui sesi test food, sekaligus berdiskusi dengan wedding consultant untuk mematangkan setiap detail rencana. (Onny)
INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia mulai menaikkan level ambisinya. Tak lagi sekadar produsen kapal, BUMN…
INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP),…
INVESTORJATIM.COM — Ketua Umum PP IKA Universitas Airlangga (UNAIR) Khofifah Indar Parawansa mendorong alumni untuk…
INVESTORJATIM.COM - Rangkaian acara MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 resmi dimulai. Hal…
INVESTORJATIM.COM – Di sebuah sudut Kota Surabaya, langkah kecil warga mengelola sampah justru menjelma menjadi…
INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) gelar pelatihan Artificial Intelligence untuk Kehumasan sebagai langkah…