BTN–Royal Plaza Genjot Transaksi Digital, Undi Mobil Brio untuk Nasabah Aktif Bale

Pengundian tahap pertama Program Belanja Berhadiah Mobil (BBM), yang di gelar di Royal Plasa Surabaya.

SURABAYA, INVESTORJATIM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama Royal Plaza Surabaya menggelar pengundian tahap pertama Program Belanja Berhadiah Mobil (BBM), Minggu (14/12/2025). Program ini menjadi bagian dari strategi BTN mempercepat migrasi transaksi nasabah ke kanal digital, khususnya melalui aplikasi Bale by BTN.

Periode pertama BBM mencakup transaksi belanja yang dilakukan sejak 16 Juni hingga 13 Desember 2025. Dari program tersebut, BTN menyiapkan beragam hadiah, mulai dari tabungan BTN masing-masing Rp1,5 juta, smartphone, logam mulia 5 gram, sepeda motor Yamaha Gear 125, hingga satu unit mobil Honda Brio Satya sebagai hadiah puncak.

Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim Balinusra) Carly Tambunan mengatakan, program ini merupakan hasil kolaborasi jangka panjang BTN dengan Royal Plaza Surabaya yang akan berjalan selama satu tahun penuh sejak Juni 2025.

“Program BBM ini kami rancang sebagai insentif bagi nasabah yang aktif bertransaksi digital. Selain meningkatkan engagement, kami ingin membangun kebiasaan transaksi non-tunai yang lebih luas di masyarakat,” ujar Carly di Surabaya.

Baca Juga:  Pasar Lesu, BTN Genjot Penjualan Lewat Properti Expo di Surabaya

Dalam skema program, setiap transaksi belanja minimal Rp50.000 menggunakan Bale by BTN akan memperoleh tiga kupon undian, sehingga semakin besar nilai dan frekuensi transaksi, peluang nasabah meraih hadiah juga meningkat.

Pengundian yang digelar akhir pekan ini merupakan tahap awal. BTN akan melanjutkan program BBM tahap kedua dengan periode transaksi Desember 2025 hingga Juni 2026, sementara pengundian berikutnya dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026.

BTN mencatat, selama periode pertama program BBM, transaksi melalui Bale by BTN telah mencapai puluhan ribu transaksi di wilayah Jatim Balinusra. Secara nasional, lebih dari separuh transaksi BTN kini telah dilakukan melalui kanal digital, baik aplikasi Bale, ATM, maupun layanan elektronik lainnya.

“Transformasi digital terus kami dorong. Ke depan, kami menargetkan kontribusi transaksi digital bisa mencapai 60 hingga 70 persen, seiring menurunnya aktivitas transaksi di teller dan kantor cabang,” kata Carly.

Saat ini, jumlah pengguna Bale by BTN secara nasional telah menyentuh sekitar 3,5 juta pengguna. Di wilayah Jatim Balinusra sendiri, aktivasi Bale by BTN telah mencapai sekitar 800 ribu pengguna aktif dari total 1,2 juta nasabah BTN.

Baca Juga:  Perluas Nasabah Industri, BTN Ingin Kolaborasi dengan Kadin Jatim

BTN pun menargetkan seluruh nasabah tabungan di wilayah Jatim Balinusra sudah mengaktifkan Bale by BTN pada tahun depan sebagai bagian dari akselerasi transformasi digital dan penguatan inklusi keuangan.

Di sisi kinerja bisnis, hingga November 2025, realisasi penyaluran KPR subsidi BTN tercatat telah mencapai sekitar 80 persen dari target tahunan. Carly mengungkapkan, perlambatan daya beli masyarakat serta faktor cuaca yang menghambat penyelesaian proyek perumahan menjadi tantangan utama tahun ini.

Untuk wilayah Jatim Balinusra, BTN menargetkan penyaluran KPR subsidi sebanyak 20 ribu unit pada 2025, dengan realisasi sekitar 16 ribu unit. Adapun daerah dengan penyaluran terbesar meliputi Jember, Kediri, Mataram, dan Sidoarjo.

Guna menjaga momentum pertumbuhan sektor properti, BTN juga menggenjot KPR non-subsidi dengan menawarkan suku bunga kompetitif mulai dari 2,65 persen fixed selama tiga tahun.

“Dengan skema bunga yang lebih terjangkau, kami optimistis penyaluran KPR dan kinerja properti akan kembali menguat pada tahun depan,” tutup Carly. (Onny)

Komentar