Categories: Indeks

Blibli Tiket Action Rilis Impact Report Langkah Membumi Ecoground 2025

Blibli Tiket Action, merilis Impact Report Langkah Membumi Ecoground 2025.

JAKARTA, INVESTORJATIM – Isu krisis iklim tak lagi sekadar wacana global. Dampaknya kini hadir dalam rutinitas masyarakat, mulai dari cuaca ekstrem hingga bencana alam yang kian sering terjadi. Kondisi tersebut mendorong perubahan cara pandang publik dari sekadar peduli menjadi ikut terlibat dalam aksi nyata.

Blibli Tiket Action, inisiatif ESG dari ekosistem Blibli Tiket yang membawahi Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma, merilis Impact Report Langkah Membumi Ecoground 2025. Program tahunan ini memasuki tahun keempat penyelenggaraan dengan pendekatan yang lebih membumi dan selaras dengan gaya hidup urban.

Laporan tersebut merangkum pelaksanaan Langkah Membumi Ecoground 2025 yang digelar selama dua hari pada November lalu. Acara ini menggabungkan aktivitas olahraga, edukasi, dan komunitas sebagai medium untuk mendorong partisipasi publik terhadap praktik keberlanjutan.

COO & Co-Founder Blibli Lisa Widodo menyampaikan bahwa Langkah Membumi dirancang agar isu lingkungan tidak terasa jauh dari keseharian masyarakat. “Keberlanjutan kami hadirkan sebagai pengalaman langsung, bukan sekadar pesan,” ujarnya dalam keterangan resmi Jumat (2/1/2026).

Pendekatan itu diwujudkan melalui empat area tematik yang mengajak pengunjung terlibat aktif dalam berbagai aktivitas ramah lingkungan. Keberlanjutan pun tidak ditempatkan sebagai simbol, melainkan menjadi bagian dari operasional acara, mulai dari pemilihan material hingga pengelolaan fasilitas.

Untuk memastikan akuntabilitas, Blibli menggandeng Life Cycle Indonesia (LCI) dalam melakukan pengukuran dampak berbasis standar internasional ISO. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh limbah acara berhasil dipilah dan dikelola, dengan 187 kilogram sampah tidak berakhir sebagai limbah tak tertangani.

Selain itu, penyediaan 12 stasiun isi ulang air minum menghasilkan 741 liter air dan menekan penggunaan lebih dari 1.200 botol plastik sekali pakai. Dari sisi emisi, total jejak karbon acara tercatat 94,1 kg CO₂e, yang ditekan melalui efisiensi energi dan pemanfaatan infrastruktur eksisting.

Kontribusi terhadap lingkungan juga diperkuat melalui penggalangan donasi 110.500 pohon mangrove. Dalam jangka delapan tahun, jumlah tersebut diperkirakan mampu menyerap lebih dari 3.600 ton emisi karbon. Donasi berasal dari berbagai kanal partisipasi pengunjung, komunitas olahraga, hingga mitra brand.

Namun, dampak Langkah Membumi tidak hanya diukur melalui angka. Survei internal menunjukkan mayoritas peserta berasal dari generasi muda, dengan lebih dari separuh menyatakan keinginan untuk mengubah kebiasaan konsumsi dan gaya hidup setelah mengikuti acara.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI Diaz Hendropriyono

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI Diaz Hendropriyono menilai Langkah Membumi Ecoground sebagai contoh ruang publik yang mampu menggabungkan edukasi dan praktik nyata. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi faktor krusial dalam mendorong agenda keberlanjutan nasional.

Peran kolaborasi lintas sektor juga semakin menguat. Langkah Membumi Ecoground menjadi titik temu antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi, hingga UMKM dalam satu ekosistem keberlanjutan.

Ekspansi inisiatif ini turut diwujudkan melalui program Langkah Membumi Goes to University yang menjangkau lebih dari 800 mahasiswa di tiga perguruan tinggi. Program tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran sekaligus mendorong peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan.

Changemaker Partner Langkah Membumi Cinta Laura Kiehl menekankan pentingnya konsistensi dalam membangun kebiasaan ramah lingkungan. Menurutnya, perubahan besar berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara kolektif.

Momentum awal 2026 dipilih sebagai waktu perilisan laporan dampak ini, seiring meningkatnya kesadaran publik untuk menetapkan resolusi baru. Langkah Membumi mengajak masyarakat memulai aksi dari keputusan sederhana, seperti mengurangi limbah dan lebih bijak dalam konsumsi.

Founder Yayasan Indonesia Setara Sandiaga Uno menilai kolaborasi menjadi kunci menghadapi tantangan lingkungan. Ia menyebut keterlibatan berbagai pihak dalam Langkah Membumi sebagai contoh konkret bagaimana aksi bersama dapat menciptakan dampak jangka panjang.

Melalui Impact Report Langkah Membumi Ecoground 2025, Blibli Tiket Action menegaskan bahwa agenda keberlanjutan bukan sekadar kampanye, melainkan proses berkelanjutan yang membutuhkan partisipasi kolektif. (Onny)

REDAKSI

Recent Posts

Bank Jatim Cetak Laba Rp1,2 Triliun hingga Kuartal II 2026, Naik 53,4 Persen

INVESTORJATIM.COM — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatat pertumbuhan kinerja konsolidasi…

20 jam ago

Kemarau Panjang, PTPN I Regional 5 Salurkan 3.000 Liter Air Bersih per Hari untuk Warga Malang

INVESTORJATIM.COM – Musim kemarau membuat sejumlah warga di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur,…

21 jam ago

Bukan Sekadar Label Hijau, 3 Saham Ini Jadi Pionir Penanda Green Equity BEI

INVESTORJATIM.COM – Di tengah tren investasi berkelanjutan, investor kini tidak hanya melihat apakah sebuah perusahaan…

23 jam ago

PT PAL Perkuat Kapabilitas Kapal Selam dan Teknologi Bawah Laut

INVESTORJATIM.COM – PT PAL Indonesia memperkuat kemampuan industri pertahanan bawah air dengan mengembangkan kapasitas produksi…

23 jam ago

ITS Kembangkan Baterai Aluminium-Udara Berbasis Air Laut, Bisa untuk Perangkat Darurat

INVESTORJATIM.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan prototipe baterai isi ulang berbasis aluminium-udara yang…

23 jam ago

REI Jatim Buka Institut Properti, Bidik Lahirnya Developer Baru

INVESTORJATIM.COM – DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Timur mendorong lahirnya pengembang properti baru yang…

1 hari ago