Categories: FinanceIndeksMarket

BEI Dukung Wisuda Perdana LSP IKEPAMI, Perkuat SDM Profesional Pasar Modal

Istimewa

INVESTORJATIM.COM — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri pasar modal melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Wisuda Perdana Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) IKEPAMI.

Kegiatan yang digelar di Main Hall BEI tersebut menjadi tonggak penting bagi industri, karena menandai kelulusan angkatan pertama para profesional yang berhasil meraih sertifikasi kompetensi di bidang pasar modal.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan keberadaan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi menjadi elemen utama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap industri pasar modal nasional.

“Tenaga profesional yang memiliki kompetensi terukur merupakan fondasi penting untuk membangun kepercayaan investor sekaligus meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global,” ujar Jeffrey dalam sambutannya, dikutip Jumat (24/4).

Menurut dia, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu faktor strategis dalam menjaga pertumbuhan pasar modal yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya partisipasi investor domestik dalam beberapa tahun terakhir.

Wisuda perdana ini juga dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat standar profesi di sektor jasa keuangan, khususnya bidang pasar modal. Para lulusan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga etika profesi, kualitas layanan, serta integritas praktik bisnis di lingkungan bursa.

Selain prosesi wisuda, kegiatan tersebut menjadi ruang sinergi antara regulator, lembaga sertifikasi, dan pelaku industri untuk mendorong standarisasi profesi yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

BEI menilai kebutuhan terhadap tenaga ahli yang memiliki sertifikasi resmi akan semakin meningkat, seiring transformasi digital dan bertambah kompleksnya instrumen investasi yang tersedia di pasar.

Dengan pengakuan kompetensi melalui LSP IKEPAMI, distribusi edukasi dan informasi terkait investasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih akurat, kredibel, dan bertanggung jawab oleh para profesional yang memiliki standar keahlian jelas.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperluas literasi keuangan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada investor ritel maupun institusi.

BEI menegaskan akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna membangun ekosistem pasar modal yang tangguh dan inklusif. Penguatan kapasitas SDM dipandang menjadi salah satu pilar utama agar industri pasar modal nasional mampu tumbuh berkelanjutan dan kompetitif di tengah dinamika ekonomi global. (Onny)

 

 

 

 

REDAKSI

Recent Posts

TPS Bekali Mahasiswa UNAIR soal Pengendalian Internal, Siapkan Calon Akuntan Hadapi Tantangan Dunia Kerja

INVESTORJATIM.COM – Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam dunia bisnis, pemahaman mengenai pengendalian…

6 jam ago

OJK Gandeng TP-PKK Perkuat Literasi Keuangan Perempuan, Dorong Ketahanan Ekonomi Keluarga

INVESTORJATIM.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan perempuan melalui kolaborasi dengan…

9 jam ago

Program Liquidity Provider BEI Mulai Berbuah, Likuiditas Sejumlah Saham Melonjak hingga 119%

INVESTORJATIM.COM – Upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengatasi persoalan likuiditas pada sejumlah saham mulai…

10 jam ago

MODENA Gandeng MNC Bank Luncurkan MODENA Pay, Tawarkan Cicilan 0% hingga Cashback 5%

INVESTORJATIM.COM – MODENA Group bersama MNC Bank resmi meluncurkan MODENA Pay, layanan finansial berbentuk kartu…

10 jam ago

IIMS Surabaya 2026 Pecahkan Rekor, Transaksi Tembus Rp336 Miliar dan Lampaui Target 29 Persen

INVESTORJATIM.COM – Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 mencatatkan hasil gemilang sepanjang penyelenggaraannya pada…

16 jam ago

Margin Tergerus, Pelaku Kuliner Pilih Bertahan daripada Kehilangan Pelanggan

INVESTORJATIM.COM – Industri kafe dan restoran di Jawa Timur tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan harga…

17 jam ago