Categories: Indeks

Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,31 Juta TEUs, TPS Tambah 4 QCC dan 14 E-RTG

kegiatan bongkar muat di dermaga internasional TPS dengan menggunakan QCC.

INVESTORJATIM.COM – Pertumbuhan perdagangan internasional mendorong kenaikan arus peti kemas di lingkungan PT Pelindo Terminal Petikemas hingga 10,31 juta TEUs sepanjang Januari-September 2026, tumbuh 5,80 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Arus peti kemas internasional tercatat tumbuh 10,34 persen menjadi 3,54 juta TEUs, sementara arus domestik mencapai 6,77 juta TEUs.

Sebagai salah satu terminal peti kemas utama di Indonesia Timur, Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat kapasitas layanan lewat modernisasi peralatan. Sepanjang 2026, TPS menambah 4 unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) untuk meningkatkan produktivitas bongkar muat dan keandalan layanan.

Direktur Utama TPS, Ali Sodikin, mengatakan penambahan peralatan ini merupakan investasi strategis untuk mendukung kelancaran arus logistik nasional dan daya saing perdagangan Indonesia.

“Penambahan peralatan modern di TPS merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas terminal dalam mendukung pertumbuhan perdagangan internasional. Kami melihat peningkatan arus peti kemas Pelindo yang telah menembus 10,3 juta TEUs sebagai indikator positif bagi perekonomian nasional,” ujar Ali.

“TPS berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan agar arus barang ekspor-impor dapat berjalan semakin lancar, efisien, dan kompetitif sehingga mampu memperkuat posisi Pelabuhan Tanjung Perak sebagai gerbang perdagangan internasional di Indonesia Timur,” tambahnya.

Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Timur, Sebastian Wibisono, menilai pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif bagi aktivitas perdagangan dan logistik, khususnya di Jawa Timur.

“Pertumbuhan arus peti kemas ini menunjukkan bahwa kebutuhan pengiriman barang, terutama untuk kegiatan ekspor dan impor, terus berkembang. Ini menjadi indikasi positif bagi aktivitas perdagangan dan logistik di Jawa Timur,” kata Wibi, panggilan akrabnya.

Ia mengapresiasi langkah TPS menambah kapasitas, namun mengingatkan agar peningkatan kapasitas diimbangi kecepatan layanan, kepastian jadwal kapal, kelancaran arus peti kemas, serta biaya logistik yang kompetitif.

“Dengan begitu, aktivitas logistik di Jawa Timur dapat berjalan semakin lancar dan mampu mendukung daya saing industri serta perdagangan, baik di pasar domestik maupun internasional,” ujarnya. (onny)

REDAKSI

Recent Posts

Blibli Gelar Histeria 11.11 pada 3-13 November, Tawarkan Diskon Berjenjang

INVESTORJATIM.COM – Blibli menggelar program belanja Histeria 11.11: Nyari Pusat Diskon (NPD) pada 3-13 November…

2 jam ago

BEI-KSEI Lengkapi Data Saham di Atas 1%, Kini Ada Status Pengendali dan Afiliasinya

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kini…

7 jam ago

UM Gresik Raih Penghargaan Gubernur Jatim atas Kontribusi Pelestarian Mangrove

INVESTORJATIM.COM – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) meraih penghargaan Gubernur Jawa Timur atas kontribusi dalam…

9 jam ago

Jatim Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Emil Dardak Tekankan Sinergi Lintas Sektor

INVESTORJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya risiko…

11 jam ago

Gandeng FK Unair, TPS Beri Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Truk di Tanjung Perak

INVESTORJATIM.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK…

11 jam ago

BSI Bawa Hasil Bumi Lahan Rehabilitasi DAS ke Expo Ekonomi Kreatif Santri Bondowoso

  INVESTORJATIM.COM – Dukungan PT Bumi Suksesindo (BSI) terhadap Gerakan Ekonomi Santri (GES) Bondowoso diwujudkan…

1 hari ago