Categories: HeadlineIndeksMarket

Ancaman Resesi Global, Integra Indocabinet Targetkan Pertumbuhan 25%

Kegiatan produksi di Pabrik PT Integra Indocabinet Tbk. Foto: Ist

SURABAYA, investorjatim – Emiten industri furnitur dan building component PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) menargetkan kinerja perseroan tumbuh 25% tahun 2022 ini di tengah ancaman resesi global.

Direktur PT Integra Indocabinet Tbk, Wang Sutrisno mengatakan, guna mencapai target itu perseroan menyiapkan beberapa strategi, di antaranya adalah memaksimalkan pasar di Amerika Serikat (AS) yang merupakan pasar potensial. Meski saat in AS sendiri juga mengalami tekanan, mulai inflasi global hingga pasar rumah yang juga turun, peluang itu masih terbuka.

“Kontribusi Indonesia di pasar furnitur AS memang kecil, namun hal itu justru peluang untuk bisa dimaksimalkan,” kata Wang saat paparan publik secara virtual pada Jumat (15/7/2022).

Perseroan, kata Wang, juga akan menjajaki peluang pasar di Eropa. Pasalnya, sejak adanya konflik Ukarina dan Rusia, ekspor produk dari Asia ke Eropa praktis terhambat.

“Kami optimistis bahwa selalu ada peluang di tengah hambatan,” tandanya.

Lebih lanjut Wang menjelaskan, inflasi global memang ada pengaruhnya, tetapi semua negara tentu akan merasakannya. Sementara bisnis furnitur bersifat seasional, dan di semester II ini secara siklus ada peningkatan.

Selain itu, dari posisi Indonesia yang memiliki keunggulan ketersediaan bahan baku kayu yang melimpah, membuat perseroan juga optimistis bisa mengambil peluang karena mampu menawarkan harga jual yang lebih kompetitif dibandingkan dengan pesaing regional lainnya.

“Kami juga tetap memperkuat penjualan domestik yang juga kian membaik seiring dengan menggeliatnya perekonomian nasional,” papar Wang.

Selama kuartal I tahun 2022, Integra Indocabinet berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1,98 triliun, atau tumbuh signifikan sebesar 116,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan penjualan yang signifikan tersebut terutama disebabkan oleh kuatnya permintaan pasar AS terutama untuk produk building component. Penjualan ke pasar AS tumbuh secara signifikan sebesar 118,7%, sementara wilayah lain seperti pasar Asia dan Eropa tumbuh masing-masing sebesar 43,1% dan 12,9%. Ini menunjukkan pemulihan permintaan dari wilayah tersebut. Secara bersamaan, penjualan domestik secara keseluruhan juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat sebesar 196% di kuartal I tahun 2022 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan penjualan yang kuat di pasar AS disebabkan oleh meningkatnya permintaan furnitur dan building component yang tidak hanya didorong oleh tarif perang dagang, bea masuk anti-dumping dan anti-subsidi terhadap produk furnitur dan building component, tetapi juga inflasi global yang telah menyebabkan pembeli mengalihkan permintaan ke negara produsen dengan harga yang lebih kompetitif khususnya Indonesia.

Khusus penjualan ekspor, perseroan mencatat pertumbuhan 114,3%, karena permintaan yang kuat dari pasar AS dan pemulihan permintaan dari pasar Eropa dan Asia. Secara bersamaan, pasar domestik juga menunjukkan peningkatan dimana penjualan manufaktur domestik tumbuh sebesar 335,5%. (ROS)

 

REDAKSI

Recent Posts

Arus Peti Kemas TPS Meningkat, Ekspor Juli 2026 Tumbuh 20,54 Persen

INVESTORJATIM.COM - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan pertumbuhan positif arus peti kemas pada Juli…

10 jam ago

KKN Berdampak UM Gresik Dimulai di Mojokerto, Mahasiswa Siapkan Program Pemberdayaan Desa

INVESTORJATIM.COM – Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) kembali memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah…

21 jam ago

Investor Pasar Modal Tembus 30 Juta SID, BEI Catat Rekor Baru

INVESTORJATIM.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tonggak baru dalam perkembangan pasar modal Indonesia.…

23 jam ago

Aset Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.131 Triliun pada 2025

INVESTORJATIM.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif…

1 hari ago

Arus Peti Kemas TPS Melonjak 11,79% pada Juli 2026

INVESTORJATIM.COM – Arus peti kemas di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menunjukkan akselerasi pada…

1 hari ago

IdeaFest SUB 2026 Jadi Mesin Kolaborasi, Emil: Jatim Harus Melahirkan Generasi Baru Pengusaha

INVESTORJATIM.COM – IdeaFest SUB 2026 tidak sekadar menjadi panggung diskusi kreatif. Festival yang digelar di…

2 hari ago