SPTP Group Padukan Aksi Sosial dan Kinerja Moncer, Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs pada 2025

Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo, memberikan bantuan kepada perwakilan anak YPAC.

SURABAYA, INVESTORJATIM.COM – Di tengah tantangan industri logistik dan dinamika perdagangan global, Pelindo Terminal Petikemas Group memilih merawat keseimbangan antara kinerja bisnis dan kepedulian sosial. Melalui Media Gathering 2026 yang digelar di Pelindo Place Office Tower Surabaya, Rabu (3/3/2016), perusahaan tak hanya memaparkan capaian operasional, tetapi juga menghadirkan ruang berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus dan anak yatim.

Kegiatan bertema “Bersama Dalam Ketulusan, Tumbuhkan Inspirasi Kebaikan” ini diselenggarakan oleh Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama dua anak usahanya, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Terminal Teluk Lamong (TTL).

Dalam kegiatan tersebut, SPTP Group menghadirkan anak-anak dari sejumlah lembaga sosial, di antaranya Yayasan Urunan Kebaikan Kawan Netra, Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), Panti Asuhan Yauma Asrama, serta Panti Asuhan Kreatif Darul Hikmah. Sejumlah anak berkebutuhan khusus juga menampilkan bakat melalui pertunjukan musik dan tari di hadapan para peserta, menciptakan suasana hangat di tengah forum yang umumnya identik dengan paparan kinerja korporasi.

Baca Juga:  KSOP Gresik Pastikan Seluruh Penumpang KMP Gili Iyang Selamat

Ryan Dwi Pradana, perwakilan anak dari YPAC yang tampil dalam acara tersebut, mengaku senang mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. “Kami senang bisa tampil dan bertemu banyak orang yang peduli kepada kami. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan,” ujarnya.

Pendamping YPAC, Bambang Susilo, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi anak-anak, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri. “Yang paling penting bagi anak-anak adalah perhatian dan penghargaan. Ketika mereka diberi ruang untuk tampil dan diapresiasi, rasa percaya diri mereka tumbuh,” katanya.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan nilai kemanusiaan dalam setiap aktivitas bisnis. “Di balik aktivitas operasional, kami percaya perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, SPTP Group secara konsisten menjalankan berbagai program sosial yang berfokus pada dukungan bagi kelompok rentan. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan antara perusahaan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, termasuk media yang menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tambahnya.

Baca Juga:  Batik Surabaya Maritim Jadi Unggulan Cenderamata Khas Surabaya

Kinerja Operasional Tumbuh Solid

Di tengah komitmen sosial tersebut, SPTP Group juga mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang 2025. Arus peti kemas SPTP Group mencapai 13,34 juta TEUs pada 2025, meningkat 6,87% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 12,49 juta TEUs. Capaian ini menjadikan SPTP Group sebagai penyumbang sekitar 67,5% dari total arus peti kemas Pelindo Group.

Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo, mengatakan TPS terus memperkuat perannya sebagai salah satu operator terminal peti kemas terbesar di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

“Sepanjang 2025, TPS mencatat arus peti kemas sebesar 1,57 juta TEUs, dengan dominasi trafik internasional yang mencapai lebih dari 95% dari total throughput,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyampaikan bahwa TTL juga mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas yang konsisten.

“Pada 2025, TTL mencatat arus peti kemas sebesar 2,82 juta TEUs. Untuk 2026, kami diberikan target 3,04 juta TEUs atau naik sekitar 7,8%,” katanya.

Baca Juga:  Catatan Akhir Tahun 2024 TPS, Capaian Arus Petikemas Lebih dari 1,5 Juta TEU’s

Menurut David, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas layanan terminal serta optimalisasi operasional yang terus dilakukan perusahaan untuk mendukung kelancaran arus logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya.

Dengan kombinasi antara kinerja operasional yang tumbuh dan komitmen sosial yang berkelanjutan, SPTP Group menegaskan posisinya tidak hanya sebagai penggerak logistik nasional, tetapi juga sebagai entitas bisnis yang berupaya menghadirkan dampak sosial yang lebih luas. (Onny)

Komentar