PTPN X Tanam Tebu Perdana di Lahan Agroforestry Lamongan

Direktur PTPN X Aris Toharisman, SEVP Operation PTPN X Dimas Eko Prasetyo, dan Administratur KPH Mojokerto Suratno pada tanaman perdana tebu di Tenggerejo, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020).Foto:Dok

LAMONGAN-PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X akan tetap melanjutkan kerja sama dengan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur untuk progam Agroforestry yang sudah berjalan selama empat tahun terakhir.

Guna menjaga pasokan bahan baku tebu (BBT) PTPN X melalukan kegiatan tanam tebu perdana di area seluas 50 ha di Tenggerejo, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020), yang dihadiri oleh Direktur PTPN X Aris Toharisman, SEVP Operation PTPN X Dimas Eko Prasetyo, dan Administratur KPH Mojokerto Suratno.

Direktur PTPN X Aris Toharisman mengatakan, program Agroforestry telah terbukti memberikan tambahan pasokan Bahan Baku Tebu (BBT) secara siginifikan ke pabrik gula PTPN X pada Musim Giling Tahun 2020 ini. Salah satunya adalah tambahan pasokan BBT sebesar 2.712 ton untuk PG Lestari. Harapannya, penambahan pasok BBT secara signifikan tersebut akan kembali terjadi pada Musim Giling Tahun 2021.

“Program Agroforestry memberikan dampak signifikan untuk penambahan pasok BBT ke pabrik gula dengan rendemen antara 7-8%. Selain itu, program Agroforestry ini juga sebagai salah satu upaya memberdayakan masyarakat desa hutan untuk bersinergi memanfaatkan sumberdaya hutan,” terang Aris.

Varietas yang ditanam pada lahan Tenggerejo adalah Bululawan, yang nantinya akan digiling di Pabrik Gula (PG) Mojokerto pada musim giling mendatang. Sebagai upaya tindak lanjut tanam perdana ini, PTPN X juga akan melakukan monitoring untuk melihat ketepatan perawatan tanaman tebu.

Sejauh ini, total luas lahan yang masuk program Agroforestry dan telah ditanami adalah sebesar 201.494 Ha untuk PG Gempolkrep dengan KPH Mojokerto, 60,067 Ha untuk PG Djombang Baru dengan KPH Bojonegoro, dan 53,815 Ha untuk PG Lestari dengan KPH Jombang. “Ke depan, akan diadakan penanaman tanaman tebu kembali pada lahan seluas 128,7 Ha untuk PG Modjopanggoong dengan KPH Blitar,” pungkas Aris.(RD)