Dalam Hitungan 3 Jam, Kyo Society Ludes Terjual

Tidak ada komentar 315 views

Jajaran Direksi dan Komisaris Tanrise Property saat acara Pre-Launching Pemilihan Unit apartemen Kyo Society tahap I di Vasa hotel Surabaya, Sabtu (15/6/2019).

SURABAYA-PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (Tanrise Property) berhasil meraih kesuksesan yang luarbiasa dalam Pre-Launching Pemilihan Unit apartemen Kyo Society, di Vasa hotel, Surabaya (15/6). Hanya dalam tempo tiga jam, total 80% unit apartemen Kyo Society tahap I (satu) ludes terjual.

Direktur Utama Tanrise Property, Belinda Natalia mengatakan keberhasilan ini semakin membuktikan bahwa Tanrise property bukan saja semakin dikenal namun juga dipercaya oleh pasar khususnya di Surabaya dan sekitarnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh investor dan pembeli yang telah bergabung dan memeercayakan investasinya kepada Tanrise property. Antusiasme yang sangat besar ini membuktikan pula bahwa para investor tepat dalam menentukan investasinya disini,” terang Belinda.

Sementara Direktur Sales & Marketing Tanrise Property, Joseph Lukito menambahkan Kyo Society adalah jawaban terhadap kebutuhan pasar properti saat ini yang mengutamakan nilai investasi yang tinggi karena konsep yang jelas dan menarik, serta lokasi yang strategis dan kualitas project Kyo itu sendiri yang dilengkapi 45 fasilitas di dalamnya. KYO Society menjadi hunian yang memiliki banyak keunggulan. Diantaranya, berlokasi di Surabaya tepatnya di Jalan Raya Panjang Jiwo, dekat dengan kampus, misalnya hanya 3 menit ke kampus Ubaya,atau  5 menit dari MERR, dan 25 menit menuju ke bandara Juanda. “Hal ini menjadi kesempatan bagi konsumen yang ingin bergabung di Kyo Society, baik di

Surabaya maupun di luar kota Surabaya. Bagi konsumen di luar kota Surabaya, mereka tidak perlu khawatir karena kami akan segera roadshow ke beberapa kota di Jawa Timur dengan menggandeng 2 leads agent, yaitu Brighton dan Xavier Marks. Tunggu apalagi, Kyo Society adalah jawaban bagi pasar properti saat ini, dapatkan unitnya sekarang sebelum kehilangan kesempatan investasi ini,” tandas Lukito.(NR)